Me-Review Jurnal

Berikut adalah narasi dari jurnal yang terkait dengan SAP minggu ke-11

link jurnal : http://jp.feb.unsoed.ac.id/index.php/sca-1/article/viewFile/114/119

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN, KOMITMEN ORGANISASI DAN PENGENDALIAN INTERN TERHADAP PENERAPAN GOOD GOVERNANCE SERTA IMPLIKASINYA PADA KINERJA

(Survey Pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tegal)

Penelitian tersebut bertujuan untuk menguji secara empirisvariable budaya organisasi, gaya kepemimpinan, komitmen organisasi, dan pengendalian intern yang diduga berpengaruh terhadap penerapan good governance dan berdampak pada kinerja KPPN dengan balance scorecard yang dikembangkan Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.

Sasaran dalam penelitian adalah Satker ( Satuan Kerja ) atau lembaga vertikal di daerah dibawah wilayah kerja KPPN Tegal meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Pemalang, dan Brebes Jumlah seluruhnya Satker yang menjadi populasi 134 Satker. Masing – masing Satker diwakili 2 orang yang berhubungan langsung dengan kinerja KPPN. Sampel penelitian dengan metode sample random sampling. Jumlah sample sebanyak 100 Satker dan setiap Satker diwakili oleh 2 orang yaitu Petugas Sakpa dan Bendahara Pengeluaran jadi total kuesioner yang disebar ada 200 kuesioner untuk 200 orang yang berasal dari satker – satker.

Dalam penelitian ini, Data yang digunakan adalah dataPrimer, Data yang terkumpul dalam penelitan ini akan dianalisis dengan menggunakan Path Analysis, Uji Validitas Yaitu menguji keakuratan data yang digunakan dalam penelitian. Penilaian data menggunakan teknik corrected item-total correlation, yaitu dengan cara mengkorelasi skor tiap item dengan skortotalnya. Uji Reliabilitas Untuk mengetahui kuesioner yang diberikan kepada responden andal atau tidak. Uji reliabilitas bertujuan untuk mengukur stabilitas dan konsistensi, analisis reliabilitas juga menunjukan sejauh mana penilaian itu dapat memberi hasil yang relatif tidak berubah bila dilakukan kembali pada objek yang sama. Analisis data dihitung dengan menggunakan program PASW Statistics 18 for Windows (SPSS Inc) dan Macro STAT97 Excel.

Dari hasil analisis Untuk menguji validitaskuisioner digunakan rumus korelasi product moment. Analisis validitas kuisioner meliputi variabel Budaya Organisasi(X1), Gaya Kepemimpinan (X2), Komitmen Organisasi (X3), Pengendalian Intern(X4), Penerapan Good Governance (Y) dan variabel Kinerja (Z). Butir pertanyaan dinyatakan valid apabila r hitung > 0,3 (Sugiyono,2007). Hasil Pengujian validitas kuisioner untuk semua variabel penelitian lebih besar dari kriteria minimum sebesar 0,3. Dengan demikian, maka seluruh item pertanyaan untuk semua variabel tersebut dinyatakan valid dan dapat digunakan sebagai alat pengumpulan data. Hasil Pengujian reliabilitas kuisioner atau pertanyaan dalam penelitian ini digunakan rumus croanbach alpha. Analisis reliabilitas kuisioner meliputi variabel Budaya Organisasi(X1), Gaya Kepemimpinan (X2), Komitmen Organisasi (X3), Pengendalian Intern(X4), Penerapan Good Governance (Y) dan variabel Kinerja (Z). Setiap variabel dikatakan reliable bila memiliki nilai croanbach alpha > 0,6 (Ghozali,2002). Berdasarkan hasil pengujian reliabilitas kuisioner pada tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai rhitung setiap item pertanyaan untuk variabel Budaya Organisasi(X1), Gaya Kepemimpinan (X2), Komitmen Organisasi (X3), Pengendalian Intern(X4), Penerapan Good Governance (Y) dan variabel Kinerja (Z) masing-masing lebih besar dari nilai kriteria minimum sebesar 0,6. Dengan demikian, maka seluruh item pertanyaan untuk setiap variabel tersebut dinyatakan reliabel dan dapat digunakan sebagai alat pengumpulan data.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Terdapat hubungan yang kuat antara budaya organisasi, gaya kepemimpinan, komitmen organisasi dan pengendalian intern
  2. Budaya organisasi, gaya kepeminpinan, komitmen organisasi dan pengendalian intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan good governance.
  3. Budaya organisasi, komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, sedangkan gaya kepeminpinan dan pengendalian intern tidak berpengaruh positif terhadap kinerja
  4. Budaya organisasi, gaya kepeminpiman, komitmen organisasi, pengendalian intern dan penerapan good governance secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja.
  5. Budaya organisasi, gaya kepeminpinan, komitmen organisasi dan pengendalian intern memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kinerja melalui penerapan good governance.

Pemberitaan Masa Perpanjangan Bahan Makanan Kadaluarsa

y6.jpgScreenshot_2016-10-23-14-58-10_com.android.browser.jpgy3.jpgy4.jpgy1.jpgy2.jpgy6.jpg

Link Website Pemberitaan :

http://www.liputan6.com/tag/pizza-hut

http://www.cnnindonesia.com/nasional/20160904174608-20-156003/dugaan-bahan-kedaluwarsa-pizza-hut-jadi-trending-topic/

Dari beberapa gambar di atas, bukti – bukti yang terkumpul mengenai perpanjangan masa kadaluarsa tidak cukup kuat walaupun sudah ada bentuk fisik dari bukti tersebut. Menurut saya kedua perusahaan ini pun tidak seharusnya melakukan hal yang dapat menuai banyak kontra, karena hal tersebut juga akan berimbas pada kesehatan konsumennya, selain itu jika sudah terjadi hal seperti ini kan nama perusahaan tersebut juga yang akan menanggung akibatnya.

Dari sisi pelapor pun tidak seharusnya melakukan hal seperti ini hanya karena pelapor adalah mantan pegawai dari salah satu perusahaan tersebut, entah terdapat kesalahpahaman disaat pelapor masih menjadi pegawai atau memang sengaja untuk membeberkan permasalahan ini. Namun alangkah baiknya jika berniat untuk memperbaiki, pelapor tidakharus langsung melaporkan hal ini pada polisi, tetapi terlebih dahulu memberikan masukan kepada atasan diperusaannya. Kalau memang perusahaan tersebut tidak terbukti bersalah bisa saja pihak perusahaan melaporkan si ‘mantan karyawan’ tadi ke polisi dengan alasan pencemaran nama baik, karena perusahaan yang dilaporkannya itu bukanlah perusahaan kecil, melainkan perusahaan franchise yang siapa saja mengetahui produk perusahaan tersebut.

Model Etika Dalam Bisnis, Sumber Nilai Etika Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Etika Manajerial

Model Etika Dalam Bisnis, Sumber Nilai Etika Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Etika Manajerial

Immoral manajemen

tingkatan terendah dari model manajemen dalam menerapkn prinsip-prinsip etika bisnis. Manajemen yang memiliki manajemen tipe ini pada umumnya sama sekali tidak mengindahkan apa yang dimaksud dengan moralitas, baik dalam internal organisasinya maupun bagaimana dia menjalankan aktivitas bisnisnya.

Amoral Manajemen

Tingkatan kedua dalam aplikasi etika dan moral dalam manajemen adalah Amoral Manajemen. Berbeda dengan immoral manajemen, manajer dengan tipe manajemen seperti ini sebenarnya bukan tidak tahu sama sekali yang disebut dengan etika atau moralitas Ada 2 jenis lain manajemen tipe amoral ini, yaitu

  1. Manajemen yang dikenal tidak sengaja berbuat amoral (unintentional amoral manager). Tipe ini adalah para manajer yang dianggap kurang peka, bahkan segala keputusan bisnis yang mereka perbuat sebenarnya langsung atau tidak langsung akan memberiakan efek pada pihak lain
  2. Tipe Manajer yang sengaja berbuat amoral Manajemen dengan pola ini sebenarnya memahami ada aturan dan etika yang harus jalankan, namun terkadang secara sengaja melanggar etika tersebut, berdasarkan pertimbangan-pertimbangan bisnis mereka misalnya ingin melakukan efisiensi dan lain-lain.

Moral Manajemen

Tingkatan tertinggi dari penerapan nilai-nilai etika atau moralitas dalam bisnis adalah moral manajemen. Dalam moral manajemen, nilai-nilai etika dan moralitas diletakan pada level standar tertinggi dari segala bentuk perilaku dan aktivitas bisnisnya. Manajer yang termasuk dalam tipe ini tidak hanya menerima dan mematuhi aturan-aturan yang berlaku, namaun juga telah terbiasa meletakkan prinsip-prinsip etika dalam kepemimpinannya. Seorang manajer yang termasuk dalam tipe ini tentu saja menginginkan keuntungan dalam bisnisnya, tapi jika hanya bisnis yang dijalankan dapat diterima secara legal dan juga tidak melanggar etika yang ada dalam komunitas, seperti keadilan, kejujuran, dan semangat untuk mematuhi hukum yang berlaku.

SUMBER NILAI-NILAI ETIKA

Secara garis besar dimanapun kita berada maka kita akan dihadapkan pada 4 hal yang dipandang sebagai sumber nilai-nilai etika dalam komunitas, yaitu :

Agama

Etika sebagai ajaran baik-buruk, slah-benar, atau ajaran tentang moral khususnya dalam perilaku dan tindakan-tindakan ekonomi, bersumber terutama dari ajaran agama. Itulah sebabnya banyak ajaran dan paham dalam ekonomi Barat menunjuk pada kitab Injil (Bibble), dan etika ekonomi yahudi banyak menunjuk pada Taurat. Demikian pula etika ekonomi Islam termuat dalam lebih dari seperlima ayat-ayat yang muat dalam Al-Qur’an.

Dalam ajaran Islam, etika bisnis dalam Islam menekakan pada empat hal Yaitu : Kesatuan (Unity), Keseimbangan (Equilibrium), Kebebasan (FreeWill) dan tanggung jawab (Responsibility).

Filosofi

Ajaran ini sangat komplek yang menjadi tradisi klasik yang bersumber dari berbagai pemikiran para fisuf-filsuf saat ini. Ajaran ini terus berkembanga dari tahun ke tahun

Di Negara barat, ajaran filosofi yang paling berkembang dimulai ketika zaman Yunani kuno pada abd ke 7 diantaranya Socrates (470 Sm-399 SM) Socrate percaya bahwa manusia ada untu suatu tujuan, dan bahwa salah dan benar memainkan peranan yang penting dalam mendefinisikan hubungan seseorang dengan lingkungan dan sesamanya sebagai seorang pengajar, Socrates dikenang karena keahliannya dalam berbicara dan kepandaian pemikirannya. Socretes percaya bahwa kebaikan berasal dari pengetahuan diri, dan bahwa manusia pada dasarnya adalah jujur, dan bahwa kejahatan merupakan suatu upaya akibat salah pengarahan yang membebani kondisi seseorang. Pepatah yang terkenal mengatakan. : “Kenalilah dirimu” dia yang memperkanalkan ide-ide bahwa hukum moral lebih inggi daripada hukum manusia.

Pengalaman Dan Perkembangan Budaya

Setiap transisi budaya antara satu generasi kegenerasi berikutnya mewujudkan nilai-nilai,aturan baru serta standar-standar yang kemudian akan diterima dalam komunitas tersebut selanjutnya akan terwujud dalam perilaku. Artinya orang akan selalu mencoba mendekatkan dirinya atau beradaptasi dengan perkembangan-perkembangan nilai-nilai yang ada dalam komunitas tersebut,dimana nilai-nilai itu tidak lain adalah budaya yang hadir karna adanya budaya pengetahuan manusia dalam upayanya untuk menginterpentasikan lingkunganya sehingga bisa selalu bertahan hidup.

Hukum

Hukum adalah perangkat aturan-aturan yang dibuat oleh pemerintah dalam rangka untuk menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Hukum menentukan ekspektasi-ekspektasi etika yang diharapkan dalam komunitas dan mencoba mengatur serta mendorong para perbaikan-perbaikan masalah-masalah yang dipandang buruk atau tidak baik dalam komunitas. Sebenarnya bila kita berharap bahwa dengan hukum dapat mengantisipasi semua tindakan pelanggaran sudah pasti ini menjadi suatu yang mustahil. Karena biasanya hukum dibuat setelah pelanggaran yang terjadi dalam komunitas.

Indonesia adalah Negara yang menganut system hukum campuran dengan system hukum utama hukum Eropa Kontinental, yang dibawa oleh Belanda ketika menjajah selama 3,5 abad lamanya. Selain system hukum Eropa Kontinental, dengan diberlakukannya otonomi daerah, didaerah-daerah system hukum setempat yang biasanya terkait dengan hukum adat dan system hukum agama, khususnya hukum (syariah) islam, seperti yang berlaku diaceh.

Pada umumnya para pebisnis akan lebih banyak menggunakan perangkat hukum sebagai cermin etika mereka dalam melaksanakan aktivitasnya. Karena hukum dipandang suatu perangkat yang memiliki bentuk hukuman/punishment yang paling jelas dibandingkan sumber-sumber etika yang lain, yang cenderung lebih pada hukuman yang sifatnya abstrak, seperti mendapat malu, dosa dan lain-lain. Hal ini sah-sah saja, tetapi ini akan sangat berbahaya bagi kelangsungan bisnis itu sendiri.

FAKTOR YANG MENPENGARUHI ETIKA MANAJERIAL

Leadership

Kepemimpinan yang beretika menggabungkan antara pengambilan keputusan yang beretika dan perilaku yang beretika. Tanggung jawab utama dari seorang pemimpin adalah membuat keputusan yang beretika dan berperilaku yang beretika pula.

Ada beberapa hal yang harus dilakukang oleh seorang pemimpin yang beretika yaitu :

  1. Mereka berperilaku sedemikian rupa sehingga sejalan dengan tujuannya dan organisasi.
  2. Mereka berlaku sedemikian rupa sehingga secara pribadi, dia merasa bangga akan perilakunya.
  3. Mereka berperilaku dengan sabar dan penuh keyakinan akan keputusan yang diambilnya dan dirinya sendiri.
  4. Mereka berperilaku dengan teguh. Ini berarti berperilaku secara etika sepanjang waktu, bukan hanya bila dia merasa nyaman untuk melakukannya.
  5. Seorang pemimpin etika, menurut Blanchard dan peale, memiliki ketangguhan untuk tetap pada tujuan dan mencapai apa yang dicita-citakannya.
  6. Mereka berperilaku secara konsisten dengan apa yang benar-benar penting. Dengan kata lain dia tetap menjaga perspektif

Strategi dan performasi

Fungsi yang penting dari sebuah manajemen adalah untuk kreatif dalam menghadapi tingginya tingkat persaingan yang membuat perusahaannya mencapai tujuan perusahaa terutama dari sisi keuangan tanpa harus menodai aktivitas bisnisnya berbagai kompromi etika. Sebuah perusahaan yang jelek akan memiliki kesulitan besar untuk menyelaraskan target yang ingin dicapai perusahaannya dengan standar-standar etika. Karena keseluruhan strategi perusahaan yang disebut excellence harus bisa melaksanakan seluruh kebijakan-kebijakan perusahaan guna mencapai tujuan perusahaan dengan cara yang jujur.

Budaya perusahaan

Budaya perusahaan adalah suatu kumpulan nilai-nilai, norma-norma, ritual dan pola tingkah laku yang menjadi karakteristik suatu perusahaan. Setiap budaya perusahaan akan memiliki dimensi etika yang didorong tidak hanya oleh kebijakan-kebijakan formal perusahaan, tapi juga karena kebiasaan-kebiasaan sehari-hari yang berkembang dalam organisasi perusahaan tersebut, sehingga kemudian dipercayai sebagai suatu perilaku, yang bisa ditandai mana perilaku yang pantas dan mana yang tidak pantas.

Budaya-budaya perusahaan inilah yang membantu terbentuknya nilai dan moral ditempat kerja, juga moral yang dipakai untuk melayani para stakeholdernya. Aturan-aturan dalam perusahaan dapat dijadikan yang baik. Hal ini juga sangat terkait dengan visi dan misi perusahaan.

Karakter individu

Perjalanan hidup suatu perusahaan tidak lain adalah karena peran banyak individu dalam menjalankan fungsi-fungsinya dalam perusahaan tersebut. Perilaku para individu ini tentu akan sangat mempengaruhi pada tindakan-tindakan mereka ditempat kerja atau dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi karakter individu

Faktor –faktor tersebut yang pertama adalah pengaruh budaya, pengaruh budaya ini adalah pengaruh nilai-nilai yang dianut dalam keluarganya. Faktor yang kedua, perilaku ini akan dipengaruhi oleh lingkunganya yang diciptakan di tempat kerjanya. Faktor yang ketiga adalah berhubungan dengan lingkungan luar tempat dia hidup berupa kondisi politik dan hukum, serta pengaruh–pengaruh perubahan ekonomi. Kesemua faktor ini juga akan terkait dengan status individu tersebut yang akan melekat pada diri individu tersebut yang terwuju dari tingkah lakunya.

PRINSIP ETIKA DALAM BERBISNIS SERTA ETIKA DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

PRINSIP ETIKA DALAM BERBISNIS SERTA ETIKA DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

PRINSIP OTONOMI DALAM ETIKA BISNIS

Prinsip otonomi dalam etika bisnis adalah bahwa perusahaan secara bebas memiliki kewenangan sesuai dengan bidang yang dilakukan dan pelaksanaannya sesuai dengan visi dan misi yang dipunyainya. Contoh prinsip otonomi dalam etika binis : perusahaan tidak tergantung pada pihak lain untuk mengambil keputusan tetapi perusahaan memiliki kekuasaan tertentu sesuai dengan misi dan visi yang diambilnya dan tidak bertentangan dengan pihak lain.

Dalam prinsip otonomi etika bisnis lebih diartikan sebagai kehendak dan rekayasa bertindak secara penuh berdasar pengetahuan dan keahlian perusahaan dalam usaha untuk mencapai prestasi-prestasi terbaik sesuai dengan misi, tujuan dan sasaran perusahaan sebagai kelembagaan. Disamping itu, maksud dan tujuan kelembagaan ini tanpa merugikan pihak lain atau pihak eksternal.

Dalam pengertian etika bisnis, otonomi bersangkut paut dengan kebijakan eksekutif perusahaan dalam mengemban misi, visi perusahaan yang berorientasi pada kemakmuran , kesejahteraan para pekerjanya ataupun komunitas yang dihadapinya. Otonomi disini harus mampu mengacu pada nilai-nilai profesionalisme pengelolaan perusahaan dalam menggunakan sumber daya ekonomi. Kalau perusahaan telah memiliki misi, visi dan wawasan yang baik sesuai dengan nilai universal maka perusahaan harus secara bebas dalam arti keleluasaan dan keluwesan yang melekat pada komitmen tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan etika bisnis.

Dua perusahaan atau lebih sama-sama berkomitmen dalam menjalankan etika bisnis, namun masing-masing perusahaan dimungkinkan menggunakan pendekatan berbeda-beda dalam menjalankannya. Sebab masing-masing perusahaan dimungkinkan menggunakan pendekatan berbeda-beda dalam menjalankannya. Sebab masing-masing perusahaan memiliki kondisi karakter internal dan pendekatan yang berbeda dalam mencapai tujuan, misi dan strategi meskipun dihadapkan pada kondisi dan karakter eksternal yang sama. Namun masing-masing perusahaan memiliki otoritas dan otonomi penuh untuk menjalankan etika bisnis. Oleh karena itu konklusinya dapat diringkaskan bahwa otonomi dalam menjalankan fungsi bisnis yang berwawasan etika bisnis ini meliputi tindakan manajerial yang terdiri atas : (1) dalam pengambilan keputusan bisnis, (2) dalam tanggung jawab kepada : diri sendiri, para pihak yang terkait dan pihak-pihak masyarakat dalam arti luas.

PRINSIP KEJUJURAN DALAM ETIKA BISNIS

Prinsip kejujuran dalam etika bisnis merupakan nilai yang paling mendasar dalam mendukung keberhasilan kinerja perusahaan. Kegiatan bisnis akan berhasil jika dikelola dengan prinsip kejujuran. Baik terhadap karyawan, konsumen, para pemasok dan pihak-pihak lain yang terkait dengan kegiatan bisnis ini. Prinsip yang paling hakiki dalam aplikasi bisnis berdasarkan kejujuran ini terutama dalam pemakai kejujuran terhadap diri sendiri. Namun jika prinsip kejujuran terhadap diri sendiri ini mampu dijalankan oleh setiap manajer atau pengelola perusahaan maka pasti akan terjamin pengelolaan bisnis yang dijalankan dengan prinsip kejujuran terhadap semua pihak terkait.

PRINSIP KEADILAN DALAM ETIKA BISNIS

Prinsip keadilan yang dipergunakan untuk mengukur bisnis menggunakan etika bisnis adalah keadilan bagi semua pihak yang terkait memberikan kontribusi langsung atau tidak langsung terhadap keberhasilan bisnis. Para pihak ini terklasifikasi ke dalam stakeholder. Oleh karena itu, semua pihak ini harus mendapat akses positif dan sesuai dengan peran yang diberikan oleh masing-masing pihak ini pada bisnis. Semua pihak harus mendapat akses layak dari bisnis. Tolak ukur yang dipakai menentukan atau memberikan kelayakan ini sesuai dengan ukuran-ukuran umum yang telah diterima oleh masyarakat bisnis dan umum. Contoh prinsip keadilan dalam etika bisnis : dalam alokasi sumber daya ekonomi kepada semua pemilik faktor ekonomi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memberikan harga yang layak bagi para konsumen, menyepakati harga yang pantas bagi para pemasok bahan dan alat produksi, mendapatkan keuntungan yang wajar bagi pemilik perusahaan dan lain-lain.

PRINSIP HORMAT PADA DIRI SENDIRI DALAM ETIKA BISNIS

Pinsip hormat pada diri sendiri dalam etika bisnis merupakan prinsip tindakan yang dampaknya berpulang kembali kepada bisnis itu sendiri. Dalam aktivitas bisnis tertentu ke masyarakat merupakan cermin diri bisnis yang bersangkutan. Namun jika bisnis memberikan kontribusi yang menyenangkan bagi masyarakat, tentu masyarakat memberikan respon sama. Sebaliknya jika bisnis memberikan image yang tidak menyenangkan maka masyarakat tentu tidak menyenangi terhadap bisnis yang bersangkutan. Namun jika para pengelola perusahaan ingin memberikan respek kehormatan terhadap perusahaan, maka lakukanlah respek tersebut para pihak yang berkepentingan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Segala aspek aktivitas perusahaan yang dilakukan oleh semua armada di dalam perusahaan, senantiasa diorientasikan untuk memberikan respek kepada semua pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan. Dengan demikian, pasti para pihak ini akan memberikan respek yang sama terhadap perusahaan. Sebagai contoh prinsip hormat pada diri sendiri dalam etika bisnis : manajemen perusahaan dengan team wornya memiliki falsafah kerja dan berorientasikan para pelanggan akan makin fanatik terhadap perusahaan. Demikian juga, jika para manajemennya berorientasikan pada pemberian kepuasan kepada karyawan yang berprestasi karena sepadan dengan prestasinya maka dapat dipastikan karyawan akan makin loya terhadap perusahaan.

Dalam pembahasan ini disoroti etika bisnis tentang bagaimana dapat diketahui apa yang baik secara moral ditinjau dari dua persepektif :

  1. Kewajiban : kewajiban karyawan terhadap

perusahaan dan sebaliknya

  1. Hak : hak-hak karyawan terhadap peru –

sahaan dan sebaliknya

KEWAJIBAN KARYAWAN TERHADAP PERUSAHAAN

Ada 3 kewajiban karyawan yang penting :

  • Kewajiban Ketaatan

Karyawan harus taat kepada atasannya di perusahaan khususnya dalam kaitannya walau begitu :

– karyawan tidak perlu dan malah tidak boleh mematuhi perintah yang menyuruh dia melakukan sesuatu yang tidak bermoral. Misalnya : penipuan, membunuh musuh dll.

– Karyawan tidak wajib mematuhi perintah yang tidak wajar yaitu perintah yang tidakdiberikan demi kepentingan perusahaan.

Contoh : menyuruh bawahan merenovasi rumah atasan

– Karyawan tidak perlu mematuhi perintah yang tidak sesuai job discription

  • Kewajiban Konfidensialitas

Yaitu kewajiban untuk menyimpan informasi yang bersifat rahasia yang telah diperoleh dengan menjalankan suatu profesi. Contoh : dokter, psiko log, pengacara, pendeta, ulama, akuntan Kewajiban kerahasiaan tidak saja berlaku selama karyawan bekerja di perusahaan, tetapi berlangsung terus setelah ia pindah kerja. Yang termasuk rahasia perusahaan contohnya teknik memroduksi suatu produk, contoh : coca cola yang tidak berhasil disini, program komputer, kenangan perusahaan, hasil penelitian dll.

  • Kewajiban Loyalitas

Kewajiban loyalitas merupakan konsekuensi dari status seseorang sebagai karyawan perusahaan. Karyawan harus mendukung tujuan-tujuan perusahaan, karena sebagai karyawan ia melibatkan diri untuk turut merealisasikan tujuan – tujuan tersebut,ia harus menghindari apa yang bisa merugikan kepentingan peru – sahaan. Karyawan tersebut berarti melakukan kewajiban loyalitas. Faktor pengganggu loyalitas adalah konflik kepentingan pribadi dan perusahaan

Contoh : perbuatan yang tidak etis berhubungan dengan kewajiban loyalitas adalah seorang pekerja perusahaan kecap dirumah (sorehari) membuat kecap sendiri dengan formula perusahaan dan dijual dengan harga lebih murah

TEORI ETIKA LINGKUNGAN

ANTROPOSENTRISME ( Shallow Environtmental Ethics)

Antroposentrisme adalah teori lingkungan yang memandang manusia sebagai pusat dari alam semesta. Mengaggap bahwa manusia manusia dan kepentingannya sebagai nilai tertinggi, sehingga mengatakan bahwa nilai dan prinsip moral hanya berlaku bagi manusia sehingga etika hanya berlaku bagi manusia. Kewajiban dan tanggung jawab manusia terhadap alam merupakan perwujudan kewajiban dan tanggung jawab moral terhadap sesama manusia, bukan terhadap alam itu sendiri.

Etika ini bersifat intrumentalistik artinya pola hubungan manusia dengan alam yaitu alam sebagai alat kepentingan manusia. Manusia peduli terhadap alam, demi menjamin kebutuhan hidup manusia sehingga jika alam itu tidak berguna bagi kepentingan hidup manusia maka akan diabaikan saja. Disebut sebagai etika teologis karena mendasarkan pertimbangan moral pada akibat dari tindakan tersebut bagi kepentingan manusia. Suatu kebijakan dan tindakan yang baik dalam kaitan dengan lingkungan hidup akan dinilai baik kalau mempunyai dampak yang menguntungkan bagi kepentingan manusia.

Etika ini juga bersifat egoistis karena hanya mengutamakan kepentingan manusia, karena kepentingan mahkluk hidup lain mendapat pertimbangan moral tetap saja demi kepentingan manusia, maka dianggap sebagai etika lingkunan yang dangkal dan sempit(shallow environmental ethics).

PRINSIP ETIKA LINGKUNGAN HIDUP

Keraf (2005 : 143-159) memberikan minimal ada sembilan prinsip dalam etika lingkungan hidup.

  1. Sikap hormat terhadapalam atau respect for nature alam mempunyai hak untuk dihormati, tidak saja karena kehidupan manusia tergantung pada alam, tetapi terutama karena kenyataan ontologis bahwa manusia adalah bagian integral dari alam.
  2. Prinsip tanggung jawab atau moral responsibility for nature prinsip tanggung jawab bersama ini, setiap orang dituntut dan terpanggil untuk bertanggung jawab memelihara alam semesta ini sebagai milik bersama dengan cara memiliki yang tinggi seakan milik pribadinya
  3. Solidaritas kosmis atau cosmic solidarity solidaritas kosmis mendorong manusia untuk menyelamatkan lingkungan, untuk menyelamatkan semua kehidupan di alam.
  4. Prinsip kasih sayang dan kepedulian terhadap alam atau caring for nature
    Prinsip kasih sayang dan kepedulian terhadap alam merupakan prinsip moral, yang artinya tanpa mengharapkan balasan
  5. Prinsip tidak merugikan atau no harm merupakan prinsip tidak merugikan alam secara tidak perlu,. tidak perlu melakukan tindakan yang merugikan atau mengancam eksistensi makhluk hidup lainnya.
  6. Prinsip hidup sederhana dan selaras dengan alam prinsip ini menekankan pada nilai, kualitas, cara hidup, dan bukan kekayaan, sarana, standart material.
  7. Prinsip keadilan prinsip keadilan lebih diekankan pada bagaimana manusia harus berperilaku satu terhadap yang lain dalam keterkaitan dengan alam semesta dan bagaimana sistem sosial harus diatur.
  8. Prinsip demokrasi alam semesta sangat beraneka ragam. demokrasi memberi tempas yang seluas – luasnya bagi perbedaan, keanekaragaman, dan pluralitaas. oleh karena itu orang yang peduli terhadap lingkungan adalah orang yang demokratis.
  9. Prinsip integritas moral prinsip ini menuntut pejabat publik agar mempunyai sikap dan perilaku terhormat serta memegang teguh prinsip – prinsip moral yang mengamankan kepentingan publik.

SUMBER:

(http://mesrisabriana.blogspot.co.id/2011/03/teori-etika-lingkungan-oleh-sonny.html)

https://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis

(http://www.pengertianpakar.com/2015/01/pengertian-dan-prinsip-etika-bisnis.html#_)

(http://oky-d-ace.blogspot.co.id/2013/11/etika-bisnis.html)

Definisi Etika Dan Bisnis Sebagai Sebuah Profesi

Hakikat Etika Bisnis

Menurut Drs. O.P. Simorangkir bahwa hakikat etika bisnis adalah menganalisis atas asumsi-asumsi bisnis, baik asumsi moral maupun pandangan dari sudut moral.

Karena bisnis beroperasi dalam rangka suatu sistem ekonomi, maka sebagian dari tugas etika bisnis hakikatnya mengemukakan pertanyaan-pertanyaan tentang sistem ekonomi yang umum dan khusus, dan pada gilirannya menimbulkan pertanyaan-pertanyaan tentang tepat atau tidaknya pemakaian bahasa moral untuk menilai sistem-sistem ekonomi, struktur bisnis.

Pengertian Etika dan Bisnis

Kata etika berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat istiadat (kebiasaan). Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimilki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik.

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

Pengertia Etika Bisnis secara sederhana adalah : cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan  individu,  perusahaan, industri dan juga masyarakat.

Semuanya ini mencakup bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku, dan tidak tergantung pada kedudukan individu ataupun perusahaan di masyarakat itu sendiri.

Etika bisnis dalam perusahaan memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh.

Biasanya dimulai dari perencanaan strategis , organisasi yang baik, sistem prosedur yang transparan didukung oleh budaya perusahaan yang handal serta etika perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen.

Haruslah diyakini bahwa pada dasarnya praktek etika bisnis akan selalu menguntungkan perusahaan baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang, karena :

  • Mampu mengurangi biaya akibat dicegahnya kemungkinan terjadinya friksi, baik intern perusahaan maupun dengan eksternal.
  • Mampu meningkatkan motivasi pekerja.
  • Melindungi prinsip kebebasan berniaga
  • Mampu meningkatkan keunggulan bersaing.

Tidak bisa dipungkiri, tindakan yang tidak etis yang dilakukan oleh perusahaan akan memancing tindakan balasan dari konsumen dan masyarakat dan akan sangat kontra produktif, misalnya melalui gerakan pemboikotan, larangan beredar, larangan beroperasi dan lain sebagainya. Hal ini akan dapat menurunkan nilai penjualan maupun nilai perusahaan.
Sedangkan perusahaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika bisnis, pada umumnya  termasuk perusahaan yang memiliki peringkat kepuasan bekerja yang tinggi pula, terutama apabila perusahaan tidak mentolerir tindakan yang tidak etis, misalnya diskriminasi dalam sistem remunerasi atau jenjang karier.

Perlu dipahami, karyawan yang berkualitas adalah aset yang paling berharga bagi perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus semaksimal mungkin harus mempertahankan karyawannya.
Untuk memudahkan penerapan etika perusahaan dalam kegiatan sehari-hari maka nilai-nilai yang terkandung dalam etika bisnis harus dituangkan kedalam manajemen korporasi yakni  dengan cara :

  • Menuangkan etika bisnis dalam suatu kode etik (code of conduct)
  • Memperkuat sistem pengawasan
  • Menyelenggarakan pelatihan (training) untuk karyawan secara terus menerus.

 

Etiket Moral, Hukum dan Agama

Perbedaan Etika dan Etiket :

Seringkali dua istilah tersebut disamakan artinya, padahal perbedaan antara keduanya sangat mendasar. Dari asal katanya saja berbeda, yakni Ethics dan Ethiquetle. Etika berarti moral sedangkan Eiket berarti sopan santun. Namun meskipun berbeda, ada persamaan antara keduanya, yaitu :

  • Keduanya menyangkut perilaku manusia
  • Etika dan eiket mengatur perilkau manusia secara normative, artinya memberi norma bagi perilku manusia dan dengan demikian menyatakan apa yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan.

Perbedaannya yang penting antara lain yaitu :

  • Etiket menyangkut cara suatu perbuatan harus dilakukan manusia. Diantara beberapa cara yang mungkin, etiket menunjukkan cara yang tepat, artinya cara yang diharapkan serta ditentukan dalam suatu kalangan tertentu.
  • Etika tidak terbatas pada cara dilakukannya suatu perbuatan. Etika menyangkut pilihan yaitu apakah perbuatan boleh dilakukan atau tidak.
  • Etiket hanya berlaku dalam pergaulan. Bila tidak ada saksi mata, maka maka etiket tidak berlaku.
  • Etika selalu berlaku meskipun tidak ada saksi mata, tidak tergantung pada ada dan tidaknya seseorang.
  • Etiket bersifat relatif artinya yang dianggap tidak sopan dala suatu kebudayaan, isa saja diangap sopan dalam kebudayaan lain.
  • Etika jauh lebih bersifat absolut. Prinsip-prinsipnya tidak dapat ditawar lagi.
  • Etiket hanya memadang mausiadari segi lahiriah saja. Etika menyangkut manusia dari segi dalam. Orang yang bersikap etis adalah orang yang sungguh-sungguh baik.

Perbedaan Moral dan Hukum :

Sebenarnya ataa keduanya terdapat hubungan yang cukup erat. Karena anatara satu dengan yang lain saling mempegaruhi dan saling membutuhkan. Kualitas hukum ditentukan oleh moralnya. Karena itu hukum harus dinilai/diukur dengan norma moral. Undang-undang moral tidak dapat diganti apabila dalam suatu masyarakat kesadaran moralnya mencapai tahap cukup matang. Secaliknya moral pun membutuhkan hukum, moral akan mengambang saja apabil atidak dikukuhkan, diungkapkan dan dilembagakan dalam masyarakat. Dengan demikian hukum dapat meningkatkan dampak social moralitas. Walaupun begitu tetap saja antara Moral dan Hukum harus dibedakan. Perbedaan tersebut antara lain :

  • Hukum bersifat obyektif karena hukum dituliskan dan disusun dalam kitab undang-undang. Maka hkum lebih memiliki kepastian yang lebih besar.
  • Norma bersifat subyektif dan akibatnya seringkali diganggu oleh pertanyaan atau diskusi yang menginginkan kejelasan tentang etis dan tidaknya.
  • Hukum hanya membatasi ruang lingkupnya pada tingkah laku lahiriah manusia saja.
  • Sedangkan moralitas menyangkut perilaku batin seseorang.
  • Sanksi hukum bisanya dapat dipakasakan.
  • Sedangkan sanksi moral satu-satunya adalah pada kenyataan bahwa hati nuraninya akan merasa tidak tenang.
  • Sanksi hukum pada dasarnya didasarkan pada kehendak masyarakat.
  • Sedangkan moralitas tidak akan dapat diubah oleh masyarakat

Perbedaan Etika dan Agama :

Etika mendukung keberadaan Agama, dimana etika sanggup membantu manusia dalam menggunakan akal pikiran untuk memecahkan masalah. Perbedaan antara etika dan ajaran moral agama yakni etika mendasarkan diri pada argumentasi rasional. Sedangkan Agama menuntut seseorang untuk mendasarkan diri pada wahtu Tuhan dan ajaran agama.

Etika dan Moral

Etika lebih condong kearah ilmu tentang baik atau buruk. Selain itu etika lebih sering dikenal sebagai kode etik.

Moralitas adalah sifat moral atau keseluruhan asas dan atau nilai yang berkenaan dengan baik buruk.
Dua kaidah dasar moral adalah :

  • Kaidah Sikap Baik. Pada dasarnya kita mesti bersikap baik terhadap apa saja. Bagaimana sikap baik itu harus dinyatakann dalam bentuk yang kongkret, tergantung dari apa yang baik dalam situasi kongkret itu.
  • Kaidah Keadilan. Prinsip keadilan adalah kesamaan yang masih tetap mempertimbangkan kebutuhan orang lain. Kesamaan beban yang terpakai harus dipikulkan harus sama, yang tentu saja disesuaikan dengan kadar angoota masing-masing.

Klasifikasi Etika

Menurut buku yang berjudul “Hukum dan Etika Bisnis” karangan Dr. H. Budi Untung, S.H., M.M, tahun 2012 etika dapat diklasifikasikan menjadi :

Etika Deskriptif

Etika deskriptif yaitu etika di mana objek yang dinilai adalah sikap dan perilaku manusia dalam mengejar tujuan hidupnya sebagaimana adanya. Nilai dan pola perilaku manusia sebagaimana adanya ini tercemin pada situasi dan kondisi yang telah membudaya di masyarakat secara turun-temurun.

Etika Normatif

Etika normatif yaitu sikap dan perilaku manusia atau massyarakat sesuai dengan norma dan moralitas yang ideal. Etika ini secara umum dinilai memenuhi tuntutan dan perkembangan dinamika serta kondisi masyarakat. Adanya tuntutan yang menjadi avuan bagi masyarakat umum atau semua pihak dalam menjalankan kehidupannya.

Etika Deontologi

Etika deontologi yaitu etika yang dilaksanakan dengan dorongan oleh kewajiban untuk berbuat baik terhadap orang atau pihak lain dari pelaku kehidupan. Bukan hanya dilihat dari akibat dan tujuan yang ditimbulakan oleh sesuatu kegiatan atau aktivitas, tetapi dari sesuatu aktivitas yang dilaksanakan karena ingin berbuat kebaikan terhadap masyarakat atau pihak lain.

Etika Teleologi

Etika Teleologi adalah etika yang diukur dari apa tujuan yang dicapai oleh para pelaku kegiatan. Aktivitas akan dinilai baik jika bertujuan baik. Artinya sesuatu yang dicapai adalah sesuatu yang baik dan mempunyai akibat yang baik. Baik ditinjau dari kepentingan pihak yang terkait, maupun dilihat dari kepentingan semua pihak. Dalam etika ini dikelompollan menjadi dua macam yaitu :

  • Egoisme

Egoisme yaitu etika yang baik menurut pelaku saja, sedangkan bagi yang lain mungkin tidak baik.

  • Utilitarianisme

Utilitarianisme adalah etika yang baik bagi semua pihak, artinya semua pihak baik yang terkait langsung maupun tidak langsung akan menerima pengaruh yang baik.

Etika Relatifisme

Etika relatifisme adalah etika yang dipergunakan di mana mengandung perbedaan kepentingan antara kelompok pasrial dan kelompok universal atau global. Etika ini hanya berlaku bagi kelompok passrial, misalnya etika yang sesuai dengan adat istiadat lokal, regional dan konvensi, sifat dan lain-lain. Dengan demikian tidak berlaku bagi semua pihak atau masyarakat yang bersifat global.

Konsep Etika Bisnis

Konsep etika bisnis tercermin pada corporate culture (budaya perusahaan). Menurut Kotler (1997) budaya perusahaan merupakan karakter suatu perusahaan yang mencakup pengalaman, cerita, kepercayaan dan norma bersama yang dianut oleh jajaran perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari cara karyawannya berpakaian, berbicara, melayani tamu dan pengaturan kantor.

Dasar pemikiran:

Suatu perusahaan akan memiliki hak hidup apabila perusahaan tersebut memiliki pasar, dan dikelola oleh orang-orang yang ahli dan menyenangi pekerjaannya. Agar perusahaan tersebut mampu melangsungkan hidupnya, ia dihadapkan pada masalah:

  1. intern,misalnya masalah perburuhan
  2. Ekstern,misalnya konsumen dan persaingan
  3. Lingkungan, misalnya gangguan keamanan

Pada dasarnya ada 3 hal yang dapat membantu perusahaan mengatasi masalah di atas yaitu:

  1. Perusahaan tersebut harus dapat menemukan sesuatu yang baru.
  2. Mampu menemukan yang terbaik dan berbeda
  3. Tidak lebih jelek dari yang lain

Untuk mewujudkan hal tersebut perlu memiliki nilai-nilai yang tercermin pada:

  1. Visi
  2. Misi
  3. Tujuan

BUDAYA ORGANISASI

Pada budaya organisasi terdapat unsur

  1. Memecahkan masalah baik internal maupun eksternal organisasi
  2. Budaya tersebut dapat ditafsirkan secara mendalam
  3. Mempunyai persepsi yang sama
  4. Pemikiran yang sama
  5. Perasaan yang sama

FUNGSI DAN MANFAAT BUDAYA PERUSAHAAN

  1. Fungsi

menentukan maksud dan tujuan organisasi dengan fungsi tersebut organisasi akan mengikat anggotanya.

  1. Manfaat
  2. mampu memecahkan masalah intern
  3. mampu memecahkan masalah ekstern
  4. mampu memiliki daya saing
  5. mampu hidup jangka panjang

KUNCI MEMBANGUN BUDAYA PERUSAHAAN

  1. Memahami proses terbentuknya budaya perusahaan
  2. Alamiah
  3. Konseptual

sumber budaya perusahaan adalah :

  • karakteristik pemimpin
  • jenis pekerjaan
  • cara memecahkan masalah
  1. Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi budaya perusahaan.
  2. Nilai
  3. Ideologi
  4. Norma
  1. Langkah-langkah membangun budaya perusahaan:
  2. menemukan masalah dalam organisasi
  3. menemukan opini yang berkembang
  4. menganalisis opini dari:

– lingkup

– pemunculan

– kompetensi

– mutu

– kadar

  1. Menentukan strategi
  2. Membuat program
  3. Merumuskan pesan yang dapat mengubah
  4. opini negatif menjadi positif
  5. opini positif menjadi lebih positif
  1. menciptakan opini baru yang positif tercermin pada:
  2. individul image
  3. unit image
  4. coorporate
  1. Budaya perusahaan dapat dibagi menjadi:
  2. Pertama : Produk

b.Kedua    : Organisasi

– Perhatian pada karyawan (suasana, keejahteraan)

– Perhatian pada tata kerja

– Menyangkut pada sistem dan prosedur aturan-aturan kerja

– Perhatian pada sarana/peralatan

Sumber:

http://dedifahradi.blogspot.co.id/2011/06/hakikat-etika-bisnis.html

http://aananerih.blogspot.co.id/2011/09/pengertian-etika-dan-etika-bisnis.html

https://dwintapuspa.wordpress.com/2014/11/09/klasifikasi-etika/

http://etika-kita.blogspot.co.id/2008/04/perbedaan-pengertian-etika-etiket-moral.html

Tugas Kelompok

Studi Kelayakan Bisnis Bakpao Kentang “Maradona”

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Saat ini wisata kuliner di Indonesia dipenuhi dengan berbagai macam variasi makanan, mulai dari camilan, kue, hingga masakan khas nusantara. Berbagai pengusaha kuliner memutar otak untuk menyajikan makanan yang berbeda dan memiliki inovasi, hal tersebut dilakukan untuk menarik perhatian konsumen terhadap jenis makanan yang diproduksi. Tidak jarang sekarang ini kita temukan berbagai jenis makanan yang unik dan baru, sehingga kita tertarik untuk mencobanya, beberapa contoh adalah “Burger Buto”, “Brownies Tempe”, “Bakso Keju”, “Martabak Pisang”, dsb. Mereka memberikan cita rasa baru terhadap jenis makanan yang mereka produksi, sehingga para konsumen pun penasaran dan menjadikan variasi makanan-makanan tersebut sebagai suatu bentuk penyegaran dari jenis-jenis makanan yang sudah biasa mereka konsumsi.
Untuk menciptakan makanan yang unik dan memiliki inovasi, kita tidak harus menggunakan bahan makanan yang sulit atau jarang dijumpai, dari bahan-bahan makanan disekitar kita pun dapat dimanfaatkan menjadi suatu jenis makanan yang unik, apalagi jika bahan makanan tersebut memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, jadi tidak hanya menarik dari segi cita rasa namum juga menyehatkan.
Bahan sederhana yang dapat kita manfaatkan untuk membuat suatu jenis makanan adalah kentang. Kentang merupakan lima kelompok besar makanan pokok dunia selain gandum, jagung, beras, dan terigu. Dibandingkan beras, kandungan karbohidrat, protein, lemak dan energi kentang lebih rendah, namun jika dibandingkan dengan umbi-umbian lain seperti singkong, ubi jalar, dan talas, komposisi kandungan gizi kentang masih relative lebih baik. Kentang merupakan satu-satunya jenis umbi yang kaya akan vitamin C. Kadarnya mencapai 30 miligram per 100 gram, sedangkan umbi-umbian lainnya sangan miskin akan vitamin C. Kebutuhan vitamin C sehari adalah 60 miligram, dengan mengonsumsi sebuah umbi kentang ukuran sedang, sepertiga kebutuhan vitamin C telah tercapai. Demikian halnya dengan kebutuhan akan vitamin B dan zat besi. Selain itu kentang juga merupakan sumber kalsium, fosfor, dan kalium, yang berguna untuk mencegah hipertensi.
Kita dapat memanfaatkan kentang yang kaya akan manfaat tersebut dengan mengolahnya menjadi Bakpao Kentang, sejauh ini yang sering kita temui adalah bakpao dari tepung terigu biasa dan bakpao dari telo. Namun terdapat hal yang menjadikan Bakpao Kentang ini menjadi lebih unik, yaitu isi selai apel.
Apel merupakan buah khas kota Malang yang kaya akan antioksidan yang berkhasiat untuk mencegah kanker, selain itu apel juga mengandung serat yang dipercaya dapat melawan kolestrol jahat dan meningkatkan kolestrol baik. Jadi inovasi Bakpao Kentang Isi Apel ini memiliki kandungan gizi yang baik bagi kesehatan, disamping rasanya yang lezat, sebab selai apel dapat memberikan rasa manis yang segar dari bakpao kentang yang gurih tersebut.

1.2 Gambaran Umum Potensi Usaha
Usaha pembuatan bakpao kentang isi selai apel ini merupakan suatu inovasi yang dapat dijadikan sebagai peluang usaha baru, sebab bahan baku dari bakpao kentang isi selai apel tersebut mudah ditemui di berbagai daerah karena kentang sendiri merupakan salah satu makanan pokok bagi masyarakat di Indonesia, dan apel yang juga merupakan buah khas kota Malang dapat dijumpai di seluruh daerah di Indonesia. Harga dari kentang dan juga apel pun mudah dijangkau oleh semua kalangan, sehingga memungkinkan bagi mereka yang ingin memulai usaha produksi bakpao kentang isi selai apel ini. Seperti yang telah diuraikan pada sub bab sebelumnya bahwa kedua bahan baku utama yaitu kentang dan apel mengandung banyak vitamin dan gizi. Berikut komposisi beberapa kandungan gizi dari umbi kentang dalam 100 gram adalah sebagai berikut:

Tabel 1.1 Kandungan Gizi Untuk 100g Kentang
Kandungan
Jumlah
Protein
2,00 gr
Lemak
0,30 gr
Karbohidrat
19,10 gr
Kalsium
11,00 mg
Fosfor
56,00 mg
Serat
0,30 gr
Zat Besi
0,30 mg
Vitamin B1
0,09 mg
Vitamin B2
0,03 mg
Vitamin C
16,00 mg
Niacin
1,49 mg
Sumber: Direktorat Gizi Departemen Kesehatan Tahun 2010
Sedangkan komposisi beberapa kandungan gizi dari Apel dalam 100gram tertera pada table 2.1 pada lembar berikutnya.
Dari data-data tersebut, dapat diketahui bahwa kombinasi dari kentang dan apel memberikan gizi yang baik serta manfaat yang menyehatkan tubuh. Sehingga cocok untuk dijadikan makanan pelengkap atau makanan sehari-hari yang juga dapat memanjakan lidah para konsumen.

Tabel 1.2 Kandungan Gizi Untuk 100gram Apel
Kandungan
Jumlah
Energi
52 kkal
Karbohidrat
13,81 gr
Gula
10,39 gr
Serat
2,40 gr
Lemak
0,17 gr
Protein
0,26 gr
Air
85,56 gr
Vitamin A
3,00 mg
Vitamin B1
0,017 mg
Vitamin B2
0,026 mg
Vitamin B3
0,091 mg
Vitamin B5
0,061 mg
Vitamin B6
0,041 mg
Vitamin B9
3,00 mg
Vitamin C
4,60 mg
Kalsium
6,00 mg
Zat Besi
0,12 mg
Magnesium
5,00 mg
Fosfor
11,00 mg
Kalium
107,00 mg
Seng
0,04 mg
Sumber: Direktorat Gizi Departemen Kesehatan Tahun 2010

BAB II
ASPEK HUKUM

2.1 Nama Unit Usaha
Unit usaha ini diberi nama Kedai Bakpao Kentang “Maradona” dikarenakan bergerak dalam bidang usaha kuliner yang memproduksi bakpao kentang isi selai apel yang selain lezat juga menyehatkan, dengan harapan mampu menjadi bakpao yang digemari seluruh masyarakat yang tidak hanya terbatas di kota Malang saja.
Nama Badan Usaha : PT. Maradona Sejahtera
Pemilik : Marchella Pramadhana Hardy
Dhaniar Citra Hardy
Asri Wahyuni
Alamat : Jalan Mayjen Wiyono Kav.1 No.2
Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing
Malang, 65117
No. Telp : 0341 350240

2.2 Legalitas Usaha
Dari segi legalitas usaha, unit usaha kami memiliki beberapa dokumen badan hukum untuk melaksanakan usaha bisnis sebagai bekal agar usaha yang dilaksanakan berjalan lancar di kemudian hari. Beberapa dokumen hukum yang dimiliki berkaitan dengan aspek hukum adalah :
2.2.1 Badan Hukum
Jenis badan hukum usaha kami yaitu Perseroan Terbatas (PT). Karena usaha ini sifatnya merupakan usaha bersama dengan modal bersama dan keuntungan dibagi bersama berdasarkan besarnya proporsi dari masing masing pemodal, dimana seluruh aktivitas yang timbul dalam pengelolaan menjadi tanggung jawab PT. Dari segi kepemilikan, jenis PT ini adalah Perseroan Terbatas Biasa, dimana para pendiri, pemegang saham dan pengurusnya adalah warga negara Indonesia dan berbadan hukum Indonesia. Sedangkan dari segi status Perseroan Terbatas, PT ini merupakan Perseroan Tertutup, dimana saham atas PT kami tidak ditawarkan secara umum dalam Bursa Efek Indonesia.
Selain itu, badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham, badan hukumnya merupakan subyek hukum dan kekayaan yang terpisah (modal).
2.2.2 Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
Usaha Kedai Bakpao Kentang memiliki ijin usaha dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, serta sudah terdaftar sebagai pelaku usaha penjualan komoditas makanan. Sesuai dengan UU No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan, Perusahaan adalah setiap bentuk badan usaha yang menjalankan setiap usaha yang bersifat tetap dan terus menerus didirikan, bekerja, serta berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia dengan tujuan memperoleh keuntungan/laba.
2.2.3 Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Sebagai badan usaha, kami juga mendaftarkan NPWP atas aktiva usaha kami ke Departemen Direktorat Jendral Pajak Kota Malang. NPWP merupakan nomer yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas bagi wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Kepemilikan NPWP penting sebab supaya usaha kami dapat memberikan penghasilan kepada Pemerintah.
2.2.4 Izin-izin Perusahaan
Sebagai pelaku usaha yang patuh terhadap hukum yang berlaku, maka usaha kami juga memiliki beberapa dokumen perizinan sesuai dengan jenis bidang usaha yang kami jalankan. Izin-izin tersebut antara lain:
a. Surat Izin Usaha Industri (SIUI), usaha kami telah mendapatkan SIUI dari Departemen Perdagangan dan Perindustrian Kota Malang sebagai usaha yang memproduksi makanan.
b. Izin Domisili, usaha kami memiliki Izin Domisili di mana lokasi perusahaan berada dari Pemerintah Kota Malang.
c. Izin Mendirikan Bangunan (IMB), demi kelancaran usaha maka kami selaku pengusaha juga melakukan perijian untuk merehap bangunan yang kami gunakan sebagai perusahaan kami. IMB tersebut kami dapatkan dari Pemerintah Kota Malang.
2.2.5 Bukti Diri
Unit usaha kami juga mempunyai bukti diri mengenai identitas para pemilik usaha yang dikeluarkan oleh Kelurahan Polehan yang dikenal dengan nama Kartu Tanda Penduduk (KTP) beserta tanda identitas lainnya yang diperlukan.
2.2.6 Keabsahan Dokumen lainnya
Di samping keabsahan dokumen-dokumen yang telah disebutkan di atas, terdapat keabsahan dokumen-dokumen lain yang tidak kalah penting bagi lancarnya usaha kami khususnya dalam aspek hukum. Beberapa dokumen tersebut ialah:
a. Status Hukum Tanah, keabsahan Sertifikat Tanah perusahaan kami dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Malang. Jenis hak atas tanah tersebut adalah Hak Milik. Tanah di mana perusahaan kami berdiri merupakan tanah yang dapat diperjualbelikan, sebab bukan merupakan tanah adat, wakaf, sengketa, transmigrasi, atau milik Pemerintah.
b. Status Kendaraan Bermotor, untuk kelancaran kegiatan usaha kami memiliki 1 (satu) mobil yang digunakan untuk sarana distribusi, promosi, dll. Kami memiliki keaslian surat-surat atas kendaraan bermotor tersebut seperti, Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), harga beli (faktur dan kwitansi), dan kondisi kendaraan.
c. Serta surat-surat atau sertifikat lainnya yang berkepentingan dalam aspek hukum, seperti sertifikat pangan dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

BAB III
ASPEK MANAJEMEN

3.1 Bentuk Organisasi
Manajemen merupakan alat untuk mencapai tujuan perusahaan, PT. Maradona Sejahtera sendiri memiliki tujuan yaitu memenuhi kebutuhan konsumen terhadap makanan sehat dan inovatif yang dapat bersaing secara unggul di bidang kuliner. Tujuan kami dapat terlaksana dan tercapai karena adanya wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan tersebut yang kami sebut dengan organisasi. Organisasi merupakan suatu proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Organisasi dalam perusahaan kami merupakan organisasi formal, dimana segala kegiatan yang dilakukan terkoordinasi dan strukturnya tersusun secara tegas. Struktur organisasi kami menggambarkan tugas, wewenang, dan tanggung jawab masing-masing bagian. Bentuk dari struktur organisasi kami adalah organisasi lini. Berikut merupakan gambar dari struktur organisasi lini perusahaan kami.

Gambar 3.1 Struktur Organisasi

Karyawan

Karyawan

Karyawan

Karyawan

Manajer
Produksi

Manajer
SDM

Manajer
Keuangan

Manajer
Pemasaran

PIMPINAN

Keterangan Gambar
Pimpinan : Marchella Pramadhana Hardy
Manajer Pemasaran : Herjunot Ali, SE
Manajer Keuangan : Olla Ramlan, SE
Manajer SDM : Afgan Syahreza, S.Sos
Manajer Produksi : Sugiono, SE
Gambar bagan di atas menunjukkan bahwa hubungan antara pimpinan, manajer, dan karyawan bersifat langsung melalui suatu garis wewenang. Pimpinan dapat memberikan perintah langsung kepada para manajer. Kemudian para manajer dapat memberikan perintah langsung kepada masing-masing karyawan. Sedangkan hubungan antara masing-masing manajer dapat saling bekerja sama, begitu juga dengan hubungan antara masing-masing karyawan. Pucuk pimpinan bertanggung jawab atas segala bidang yang ada dalam perusahaan, dan setiap manajer bertanggung jawab atas bidangnya masing-masing tanpa mengabaikan bidang yang lain.

3.2 Sumber Daya Manusia
Dalam menjalankan kegiatan usaha PT. Maradona Sejahtera, kami memperkerjakan kurang lebih 23 tenaga kerja dengan rincian dan spesifikasi sebagai berikut:
a. 1 orang Pimpinan
Bertanggung jawab atas segala kegiatan usaha demi tercapainya tujuan perusahaan. Memiliki wewenang puncak dan memiliki kewajiban menjadi decision maker atau pengambil keputusan. Pimpinan pada PT. Maradona Sejahtera adalah pemilik perusahaan yang bersangkutan.
b. 1 orang Manajer Pemasaran
Bertanggung jawab atas segala kegiatan pemasaran agar supaya produk dari unit usaha ini dapat dikenal oleh masyarakat luas dan mendorong mereka untuk mengonsumsi produk kami. Seorang Manajer Pemasaran pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan S1 Sarjana Ekonomi dengan minimal pengalaman 1 tahun dalam bidang yang sama.
c. 1 orang Manajer Keuangan
Bertanggung jawab atas segala kegiatan yang berkaitan dengan keuangan perusahaan, membuat laporan keuangan setiap 6 bulan sekali, dan menganalisis hasil laporan yang ada agar supaya kondisi keuangan perusahaan tetap stabil dan baik. Seorang Manajer Keuangan pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan S1 Sarjana Ekonomi dengan minimal pengalaman 1 tahun di bidang yang sama.
d. 1 orang Manajer SDM
Bertanggung jawab atas segala kegiatan ketenagakerjaan, mulai dari analisis jabatan, perekrutan, pemberian kompensasi, pengembangan karier, sampai dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Seorang Manajer SDM pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan S1 Sarjana Sosiologi dengan minimal pengalaman 1 tahun di bidang yang sama.
e. 1 orang Manajer Produksi
Bertanggung jawab atas segala kegiatan produksi perusahaan, mulai dari ketersediaan bahan baku, pengolahan bahan baku, sampai dengan mengatur persediaan secara efektif dan efisien. Seorang Manajer Produksi pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan S1 Sarjana Ekonomi dengan minimal pengalaman 1 tahun di bidang yang sama.
f. 1 orang Supervisor Pelayanan
Bertanggung jawab atas segala kegiatan pelayanan pada pelanggan. Supervisor ditugaskan untuk tetap stand by di Kedai Bakpao Kentang untuk mengawasi dan memimpin para Pramusaji yang bertugas. Seorang Supervisor Pelayanan pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan SMA/sederajat dengan minimal pengalaman 1 tahun di bidang yang sama.
g. 2 orang Staf Pemasaran
Bertanggung jawab untuk membantu dan menerima perintah dari Manajer Pemasaran dalam melaksanan kegiatan pemasaran perusahaan. 2 orang Staf Pemasaran pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan SMA/sederajat.

h. 1 orang Staf Keuangan
Bertanggung jawab untuk membantu dan menerima perintah dari Manajer Keuangan dalam melaksanan kegiatan yang berkaitan dengan keuangan perusahaan. Seorang Staf Keuangan pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan SMA/sederajat.
i. 1 orang Staf SDM
Bertanggung jawab untuk membantu dan menerima perintah dari Manajer SDM dalam melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dalam perusahaan. Seorang Staf SDM pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan SMA/sederajat.
j. 5 orang Staf Produksi
Bertanggung jawab untuk membantu dan menerima perintah dari Manajer Produksi dalam melaksanakan kegiatan produksi perusahaan. 5 orang Staf Produksi pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan SMK jurusan Tata Boga atau telah menempuh pendidikan informal Tata Boga.
k. 2 orang Pramusaji
Bertanggung jawab untuk melayani setiap konsumen yang datang di Kedai Bakpao Kentang dan menerima perintah dari Supervisor Pelayanan. 2 orang Pramusaji pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan SMA/sederajat.
l. 1 orang Kasir
Bertanggung jawab untuk melayani setiap transaksi pembayaran yang dilakukan oleh konsumen di Kedai Bakpao Kentang. 1 orang Kasir pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan SMA/sederajat.
m. 2 orang Driver
Bertanggung jawab sebagai sopir untuk melancarkan kegiatan usaha yang berlangsung, seperti membantu proses distribusi, pengiriman pesanan, dll. 2 orang Driver pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan SMA/sederajat yang telah memiliki SIM A dari Kepolisian setempat.

n. 2 orang Cleaning Service
Bertanggung jawab atas kebersihan dan kerapian kondisi Kedai Bakpao Kentang. 2 orang Cleaning Service pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan SMP/sederajat.
o. 1 orang Tenaga Serabutan
Bertanggung jawab untuk membantu para tenaga kerja perusahaan dalam mengerjakan hal-hal yang bersifat umum. Seorang Tenaga Serabutan pada PT. Maradona Sejahtera adalah lulusan SMP/sederajat.

BAB IV
ASPEK PEMASARAN

4.1 Segmentasi, Targeting, dan Positioning
Pada masa sekarang ini, tingkat persaingan semakin ketat begitu juga dalam bidang kuliner. Para pelaku usaha yang menginginkan usahanya dapat bertahan dan berkembang maka harus pandai memutar otak untuk memasarkannya. Maka dari itu, peran pemasaran dalam suatu usaha begitu penting, sebab pemasaran akan menentukan kelanjutan usaha suatu perusahaan. Salah satu kegiatan yang tidak boleh ditinggalkan dalam pemasaran adalah melakukan segmentasi pasar, targeting, dan positioning yang akan diuraikan di bawah ini:
a. Segmentasi
Segemtasi pasar berarti membagai pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin memerlukan produk atau marketing mix yang berbeda pula. Segmentasi pasar dari PT. Maradona Sejahtera adalah masyarakat kota maupun kabupaten Malang golongan menengah ke atas.
b. Targeting
Targeting adalah melakukan evaluasi keaktifan setiap segmen, kemudian memilih satu atau lebih segmen pasar untuk dilayani. Pasar sasaran atau target dari PT. Maradona Sejahtera mencakup segala usia, baik Lansia, Dewasa, Remaja, atau Anak-anak yang menggemari makanan sehat dan inovatif.
c. Positioning
Penentuan posisi pasar dilakukan setelah menentukan segmen mana yang akan dimasuki, maka harus pula menentukan posisi mana yang ingin ditempati dalam segmen tersebut. Posisi pasar dari PT. Maradona Sejahtera adalah menciptakan image di benak konsumen sebagai perusahaan yang memproduksi inovasi makanan yang menyehatkan dan juga lezat. Makanan yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin konsumen segala usia dengan harga yang kompetitif.

4.2 Permintaan
Permintaan adalah keinginan yang didukung oleh daya beli dan akses untuk membeli. Artinya permintaan akan terjadi apabila didukung oleh kemampuan yang dimiliki seorang konsumen untuk membeli. Akses untuk memperoleh produk yang kami tawarkan juga sangat menentukan besarnya permintaan, oleh karena itu masalah lokasi yang mudah dijangkau sangat kami perhatikan untuk menjaga besarnya permintaan.
4.2.1 Perkembangan Permintaan Sekarang
Apabila dicermati, permintaan terhadap makanan yang sehat namun juga cocok dengan selera masyarakat semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya makanan sehat sebagai penunjang kebutuhan gizi dan vitamin bagi tubuh. Dalam hal kuliner, umumnya konsumen selalu ingin mencoba hal yang baru, makanan yang sehat saja tidak cukup untuk membuat konsumen kembali membeli produk kami, yang harus diperhatikan ialah rasa yang enak dan sesuai dengan selera mayarakat kota Malang. PT. Maradona Sejahtera selalu berusaha menjaga kualitas produk Bakpao Kentang agar masyarakat yang sudah menjadi pelanggan kami tetap menyukai cita rasa produk kami dan menjadi pelanggan yang loyal.
Bakpao Kentang Isi Apel yang kami produksi banyak digemari oleh masyarakat kota Malang, selain sebagai camilan di sela-sela makanan berat, produk kami juga banyak dibeli konsumen sebagai oleh-oleh. Hal tersebut membawa keuntungan tersendiri bagi usaha kami, sebab dengan begitu tidak hanya masyarakat kota Malang saja yang mengenal produk kami, tapi produk kami juga akan dikenal oleh masyarakat luar kota Malang. Dengan begitu permintaan terhadap produk kami juga dapat meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang mengenal dan menggemari produk kami.
4.2.2 Prospek Permintaan di Masa Mendatang
Banyak pelaku usaha memperdiksi bahwa bidang kuliner akan digemari masyarakat dalam jangka waktu yang cukup panjang, selama masih tercipta inovasi-inovasi dalam kuliner maka hal yang disebut dengan wisata kuliner masih terus diburu oleh konsumen. Oleh karena itu kami optimis bahwa dengan menciptakan inovasi produk secara terus-menerus, maka permintaan terhadap Bakpao Kentang tidak akan surut. Bahkan inovasi yang tepat dan disukai oleh masyarakat mampu mempertahankan dan menarik banyak pelanggan yang loyal. Selai trend mengenai wisata kuliner, semakin lama masyarakat akan semakin memperhatikan gaya hidup sehat. Hal tersebut akan membuka peluang kami semakin lebar lagi, sebab seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang sadar akan gaya hidup sehat, maka semakin banyak masyarakat yang mengonsumsi makanan sehat.
Namun hal yang harus diperhatikan ialah munculnya para pesaing di bidang kuliner dengan jenis produk yang sama. Saat ini bisa dikatakan saingan utama kami ialah Bakpao Telo, namun dalam masa mendatang bukan suatu hal yang tidak mungkin akan bermunculan banyak pesaing. Dalam menghadapi para pesaing di masa mendatang, maka mulai dari sekarang kami terus melakukan riset terhadap inovasi produk yang disukai konsumen, hal tersebut kami lakukan semata-mata untuk menjaga tingkat permintaan agar nantinya tidak menurun.

4.3 Penawaran
Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang ditawarkan produsen pada berbagai tingkat harga pada suatu waktu waktu tertentu. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penawaran dari produk kami, antara lain harga barang tersebut yaitu Bakpao Kentang Isi Apel, harga barang lain yang memiliki hubungan (barang pengganti atau barang pelengkap dari produk kami), teknologi, harga input (biaya produksi), tujuan perusahaan, dan fakto khusus (misalnya kemudahan akses).
4.3.1 Perkembangan Penawaran Sekarang
Perkembangan penawaran unit usaha kami saat ini bisa dikatakan normal dengan targetn margin laba yang efektif. Hal tersebut disebabkan karena harga jual dari produk kami yang termasuk kategori cukup terjangkau, sehingga dengan bidikan segmen pasar yang sudah ada, kami optimis laba margin dapat tercapai dengan jumlah penawaran yang kami produksi. Selain hal tersebut, harga dari bahan baku yaitu Kentang dan Apel juga saat ini masih terbilang normal, sehingga jumlah penawaran dari produk kami dapat tetap stabil. Untuk membuat usaha Bakpao Kentang kami menjadi lebih baik, maka secara berkala kami akan meningkatkan jumlah penawaran, tentu saja hal ini tidak dapat dilakukan secara instan sebab kami juga harus memperhatikan kondisi pasar terlebih dahulu.
4.3.2 Prospek Penawaran di Masa Mendatang
Mengingat besarnya peluang bagi kami untuk mengembangkan unit usaha kami di bidang kuliner, maka yang akan kami lakukan pada masa mendatang ialah menawarkan produk yang lebih bervariasi. Dengan adanya variasi produk maka kami dapat meningkatkan jumlah penawaran yang pada gilirannya dapat meningkatkan besarnya margin laba yang akan kami peroleh. Varian produk yang nantinya akan kami hasilkan tidak hanya terbatas dari rasa namun juga dari segi manfaat. Cara penawaran tersebut juga akan semakin variatif dan lebih kompetitif karena akan ditunjang dengan perangkat teknologi informasi yang memberikan kemudahan bagi bagi penjual maupun pembeli dalam melakukan transaksi atau sebatas bertukar informasi agar produk kami semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Prediksi kami pada masa mendatang, akan semakin banyak orang-orang yang bersosialisasi di dunia maya dan jejaring social juga akan semakin berkembang, atas dasar tersebut kami akan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan penawaran. Selain dari segi teknologi, kami juga memiliki prospek untuk memperluas jaringan usaha kami. Sehingga tidak hanya terbatas di kota Malang, tapi juga di berbagai kota lain yang membawa potensi bagi usaha kami untuk berkembang.

4.4 Analisis Kelayakan Pemasaran
Dalam melakukan analisis Permintaan, kami menggunakan model matrik pembobotan berskala 1 – 5.
Keterangan:
Sangat lemah : 1 Kuat : 4
Lemah : 2 Sangat kuat : 5
Sedang : 3
Table 4.1 Model Matriks Pembobotan Berskala
No.
Item yang Dinilai
Kriteria Penilaian
Sangat lemah
Lemah
Sedang
Kuat
Sangat Kuat
1
SDM

2
Pesaing

3
Konsumen

4
Teknologi

5
Model/Trend


6
Armada Pemasaran


7
Harga

8
Promosi

9
Distribusi

10
Produk dan Lini Produk

11
Mutu Produk

12
Peraturan Pemerintah

13
Lingkungan Bisnis

14
Ketersediaan Bahan Baku


15
Rencana Pemasaran

16
Penyimpanan Produk

17
Margin Laba

18
Ketersediaan Modal

19
Pangsa Pasar

20
Manajemen Pemasaran

Total Bobot

15
48
15

Interval = Nilai tertinggi dari interval – Nilai terendah dari interval
Jumlah kelas
= 5 – 1
5
= 0,8
1,00 – 1,80 = Sangat tidak layak
1,81 – 2,60 = Tidak layak
2,61 – 3,40 = Sedang
3,41 – 4,20 = Layak
4,21 – 5,00 = Sangat layak

Untuk mengetahui layak atau tidaknya dari segi pemasaran maka dapat dicari dengan rumus:
Kelayakan usaha = Total bobot
Jumlah item yang dinilai
= 78 : 20
= 3,9
Berdasarkan hasil yang diperoleh sebesar 3,9 maka usaha Bakpao Kentang Isi Apel dari sisi pemasaran dikatakan dikatakan layak karena masuk pada range 3,41 – 4,20.

4.5 Strategi Bauran Pemasaran
Karena luasnya kegiatan pemasaran, maka dalam melaksanakan kegiatan pemasaran produk, kami akan menekankan pada strategi bauran pemasaran (marketing mix) melalui, strategi produk, strategi harga, strategi lokasi, serta strategi promosi.
4.5.1 Strategi Produk
Produk utama yang kami tawarkan di pasaran ialah Bakpao Kentang Isi Apel, mengapa isi apel menjadi produk utama kami, sebab selama ini belum ada bakpao dengan isi apel yang merupakan buah khas kota Malang. Oleh sebab itu kami mengutamakan bakpao dengan isi apel tersebut, karena kami memandang produk tersebut sebagai produk yang berbeda dengan yang telah ada di pasar. Namun kami juga menawarkan varian isi bakpao seperti isi Strawberry, Kiwi, Blueberry, Coklat, Vanilla, Kacang, dan Daging Cincang.
Merek dari produk kami ialah Bakpao Kentang “Maradona”, mengapa kami memilih kata Maradona sebagai merek, karena kata tersebut mudah diingat dan memiliki kesan hebat serta menarik. Merek yang mudah diingat sangat penting dalam hal pemasaran, sebab dengan begitu akan menimbulkan brand awareness di benak masyarakat. Selain merek yang mudah diingat, kami juga menciptakan kemasan yang menarik, karena pada umumnya konsumen membeli produk untuk dibawa pulang, maka kami menciptakan tas kemasan yang dapat dipakai lagi. Ketika konsumen menggunakan tas tersebut, akan terjadi proses pemasaran secara tidak langsung. Oleh karena itu kami menciptakan tas kemasan yang menarik dari segi desain dan warna.
Dalam strategi produk, kami juga menyertakan label dari BPOM RI dan label halal dari MUI. Hal tersebut penting kami lakukan sebab dapat menumbuhkan rasa percaya dari konsumen. Dengan adanya label dari BPOM RI maka konsumen akan percaya bahwa produk kami telah teruji aman dan memenuhi standar kualitas pangan, yang pada gilirannya konsumen tidak akan ragu-ragu lagi untuk mengonsumsi Bakpao Kentang. Sedangkan label halal dari MUI dapat menumbuhkan rasa percaya khususnya bagi kosumen yang beragama muslim. Label halal tersebut menunjukkan bahwa segala bahan makanan yang digunakan untuk membuat Bakpao Kentang adalah bahan makanan yang halal.
4.5.2 Strategi Harga
Harga adalah salah satu aspek yang paling penting dalam marketing mix. Penentuan harga menjadi sangat penting untuk diperhatikan, mengingat harga merupakan salah satu penyebab laku tidaknya produk yang ditawarkan. Kami sangat berhati-hati dalam menentukan harga, agar harga tersebut tetap dapat dijangkau dan juga agar margin laba yang kami targetkan tetap tercapai.
Harga untuk satu buah Bakpao dengan varian rasa buah-buahan seperti Apel, Strawberry, Kiwi, dan Blueberry ialah Rp. 4.000. Harga untuk satu buah bakpao dengan varian rasa lain seperti Coklat, Vanilla, Kacang, dan Daging Cincang iala Rp. 4.500. Sedangkan untuk pembelian satu box bakpao berisi 6 buah dengan varian rasa buah-buahan harganya ialah Rp. 22.000, untuk varian rasa lain harganya Rp. 25.000. Kami memberikan harga yang berbeda pula untuk pembelian satu box bakpao berisi 12 buah, varian rasa buah-buahan kami bandrol dengan harga Rp. 40.000, sedangkan varian rasa lain kami bandrol dengan harga Rp. 45.000.
Harga yang kami tetapkan di atas sudah termasuk diskon, sebab semakin banyak jumlah yang dibeli oleh konsumen maka harga per satu buah bakpao menjadi semakin murah. Hal tersebut bermanfaat untuk menarik keinginan konsumen membeli lebih banyak bakpao. Selain itu, pada hari-hari tertenu kami jugan memberikan persentase diskon tertentu. Misalnya saat HUT perusahaan, kami memberi diskon 20% untuk pembelian satu box bakpao yang berisi 6 dan 12 buah.

4.5.3 Strategi Lokasi dan Distribusi
Penentuan lokasi merukan hal yang tidak kalah penting dalam kegiatan pemasaran. Lokasi di Jalan Mayjen Wiyono kami pandang sebagai lokasi yang strategis. Kedai kami dekat dengan lapangan Rampal Brawijaya Malang dimana lapangan tersebut sering digunakan untuk berbagai acara resmi dan hiburan. Selain itu kedai kami juga dekat dengan Pom Bensin, setiap orang yang mengunjungi Pom Bensin akan berhenti sejenak untuk mengisi BBM, secara tidak langsung terdapat kesempatan dimana orang-orang tersebut melihat keberadaan kedai kami. Tidak jauh dari seberang kedai terdapat restaurant yang ramai oleh pengunjung, hal tersebut juga merupakan keuntungan tersendiri bagi kami.
Di daerah sekitar kedai terdapat beberapa kios buah juga ramai pembeli. Selain itu kedai kami juga dekat dengan kawasan perumahan penduduk, seperti kawasan perumahan Polehan dan Sawojajar. Semakin banyak jumlah kawasan penduduk di dekat kedai, maka akan semakin banyak jumlah masyarakat yang melewati kedai kami. Kawasan yang strategis juga harus ditunjang dengan kemudahan akses menuju kawasan kedai kami. Akses menuju kedai kami dapat dikatakan mudah dan dekan dengan pusat kota, adapun transportasi umum yang melewati kedai kami ialah MM, CKL, dan TST.
Apabila kawasan lokasi kedai kami sudah strategis, maka yang terpenting ialah lay out atau desain dari kedai agar mampu menarik perhatian kosumen. Suasana ruangan kedai cukup luas dan lega, selain itu kami memberikan warna yang nyaman dan pencahayaan yang cukup terang. Tata letak kursi dan meja serta fasilitas lainnya kami tata sedimikian rupa agar dapat membuat kosumen yang datang merasa nyaman dan betah. Meskipun kami tidak ingin membuat kosumen menunggu dalam mendapatkan bakpao pesanannya, namun kami juga menyiapkan ruang tunggu yang nyaman bagi para kosumen. Hal yang tidak kalah penting dalam lay out ialah ventilasi, sebab ventilasi yang baik akan membuat sirkulasi udara juga baik sehingga udara di dalam kedai pun segar. Kami sangat memperhatikan desain secara detail dalam kedai, untuk itu kami juga memberikan hiasan di dalam kedai. Hiasan tersebut berupa lukisan, tanaman, dll.
4.5.4 Strategi Promosi
Tujuan dari promosi ialah menginformasikan segala jenis produk yang ditawarkan dan berusaha menarik calon konsumen yang baru. Terdapat empat macam sarana promosi yang kami gunakan dalam mempromosikan Bakpao Kentang, empat sarana promosi tersebut ialah, periklanan, promosi penjualan, publisitas, dan penjualan pribadi.
Dalam periklanan kami memanfaatkan pemasangan spanduk di lokasi-lokasi strategis serta penyebaran brosur di gerai-gerai yang telah melakukan kerja sama dengan kami. Kami juga memasang iklan di beberapa media cetak seperti Koran Radar Malang dan Harian Surya. Kami juga menginformasikan produk kami melalui radio lokal di kota Malang. Selain itu kami juga melakukan promosi melalui dunia maya terutama di jejaring social yang sedang booming jaman sekarang ini. Kami melakukan promosi melalui Facebook, Twitter, Blogspot, dan juga Website pribadi perusahaan kami.
Promosi penjualan kami lakukan dengan pemberian harga khusus atau diskon seperti yang telah kami jelaskan pada bagian sebelumnya. Kami memberikan diskon dengan persentase tertentu pada waktu-waktu terentu, misalnya saat HUT perusahaan, diskon Hari Kartini, diskon Hari Lebaran, diskon Natal, dll. Melalui kemasan yang menarik juga dapat dijadikan promosi penjualan seperti yang telah kami lakukan.
Promosi yang ketiga ialah publisitas, kami melakukan hal tersebut dengan menjadi sponsor pada suatu acara tertentu. Misalnya acara hiburan, perlombaan, atau acara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Malang. Sedangkan untuk kegiatan penjualan pribadi dilakukan oleh salesman dan salesgirl dari perusahaan kami.

BAB V
ASPEK TEKNIS/OPERASI

5.1 Rencana Pengembangan
Aspek teknis atau operasi juga dikenal sebagai aspek produksi. Penentuan kelayakan teknis atau operasi perusahaan menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan teknis/operasi. Hal-hal yang kami perhatikan dalam aspek ini ialah masalah lokasi, sarana dan prasarana yang digunakan, tenaga ahli dan tenaga biasa yang dipekerjakan, bahan baku utama produk, serta bangunan dan tata letak bangunan.
a. Evaluasi Lokasi
Lokasi yang kami pilih untuk menjalankan usaha Kedai Bakpo Kentang “Maradona” terletak di Jalan Mayjend Wiyono Kav.1 No.2 Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Malang, 65117. Lokasi ini dapat dibilang dekat dengan pasar sebab terletak di kawasan perumahan penduduk dan unit usaha lain. Karena dekat dengan kawasan perumahan penduduk, maka kami juga dekat dengan tenaga kerja. Selain itu transportasi di kawasan ini juga terbilang memadai.
b. Sarana dan Prasarana
Sarana yang kami gunakan dalam kegiatan usaha ini ialah Mesin Pengadukan Adonan, Mesin Pencetakan Adonan, Mesin Pengukusan, Mesin Pemotong Buah, Blender, Kompor Gas, Etalase Penghangat, Lemari Es, Meja Saji, Mesin Kasir, Meja Makan, Kursi, AC, Sofa Tunggu, Lahan Parkir, Toilet, Kendaraan, dll. Sedangkan untuk prasarana, kami menggunakan gedung seluas 1500m2 untuk kantor, dapur pembuatan bakpao, dan kedai bakpao.
c. Tenaga Ahli dan Tenaga Biasa
Tenaga ahli yang kami pekerjakan untuk menunjang kelancaran usaha kami adalah tenaga ahli Pemasaran, Keuangan, SDM dan Produksi serta seorang ahli boga yang termasuk dalam Staf Produksi. Sedangkan untuk tenaga biasa yang kami gunakan adalah Supervisor Pelayanan, Karyawan Staf, Pramusaji, Kasir, Cleaning Service, Driver dan Tenaga Serabutan.
d. Bahan Baku Utama
Bahan baku utama yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan usaha ini antara lain: Kentang, Tepung Kentang, Tepung Terigu, Susu Cair, Mentega Putih, Ragi Instan, Apel, Strawberry, Kiwi, Blueberry, Milk Chocolate, White Chocolate, Kacang Tanah, dan Daging Cincang. Tentunya dalam memilih bahan baku tersebut, kami memiliki standar kualitas tersendiri untuk menghasilkan bakpao kentang yang layak untuk dipasarkan dan dijual.
e. Bangunan dan Tata Letak Bangunan
Berkaitan dengan bangunan dan tata letak bangunan, Kedai Bakpao Kentang “Maradona” didirikan di atas tanah seluah 1500 m2 dimana luas tanah untuk bangunan kedai 250 m2, dapur pembuatan bakpao 500 m2 dan 750 m2 untuk tempat parkir. Kami menggunakan konsep open kitchen dimana pelanggan dapat melihat proses pembuatan bakpao, oleh karena itu kami menggabungkan dapur dengan kedai di lantai 1. Untuk luas bangunan kantor atau perusahaan adalah 600 m2 di lantai 2. Tata letak bangunan antara lain bangunan utama sebagai kedai, ruang tunggu, dapur, toilet, dan tempat parkir.

5.2 Rencana Pengoperasian Usaha
Rencana pengoperasian usaha bakpao kentang kami meliputi tiga hal, yaitu proses operasi usaha, kebutuhan bahan operasi, dan kegiatan perawatan mesin. Ketiga hal tersebut akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.
a. Proses Operasi Usaha
Proses operasi perusahaan meliputi rencana produksi, penjualan, rencana persediaan produk, penjadwalan tenaga kerja dan penggajian, pengawasan kualitas, dan pengawasan biaya penjualan dan pemesanan.
b. Kebutuhan Bahan Operasi
Kebutuhan bahan operasi Kedai Bakpao Kentang “Maradona” dikelola oleh masing masing departemen dan nantinya dikoordinasikan dengan pimpinan mengenai kebutuhan bahan operasi yang meliputi pendanaan, jumlah produk dan kegiatan pemasaran.
c. Kegiatan Perawatan Mesin
Kegiatan perawatan mesin kami menggunakan tenaga ahli mesin yang kami pekerjakan pada waktu tertentu, bukan merupakan pegawai tetap. Jenis perawatan yang kami laksanakan sesuai dengan mesin-mesin yang kami gunakan. Misalnya perawatan Mesin Pengadukan Adonan, Mesin Pencetakan Adonan, Mesin Pengukusan, Mesin Pemotong Buah, Blender, Kompor Gas, Etalase Penghangat, Lemari Es, Mesin Kasir, AC, dan Kendaraan. Kegiatan perawatan mesin ini perlu kami lakukan untuk menjaga produktivitas masing-masing mesin sampai dengan umur ekonomisnya. Apabila mesin dirawat dengan baik maka dapat menekan biaya beban akumulasi depresiasi mesin dan peralatan.

BAB VI
ASPEK EKONOMI DAN SOSIAL

6.1 Dampak dalam Aspek Ekonomi
Bagi masyarakat adanya investasi ditinjau dari aspek ekonomi adalah akan memberikan peluang untuk meningkatkan pendapatannya. Sedagnkan bagi pemerintah dampak positif yang diperoleh adalah dari aspek ekonomi memberikan pemasukan berupa pendapatan baik bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah setempat. Secara garis besar dampak dari aspek ekonomi yang ditimbulkan dari unit usaha kami adalah sebagai berikut.
a. Dapat meningkatkan ekonomi rumah tangga melalui:
1) Meningkatnya pendapatan keluarga. PT. Maradona Sejahtera memperkerjakan 22 tenaga kerja, maka secara tidak langsung dapat dikatakan bahwa kami meningkatkan pendapatan 22 keluarga yang tentu saja akan memberikan pengaruh positif pada keluarga tersebut dan hal-hal ekonomi yang berkaitan dengan keluarga tersebut.
2) Tersedianya jumlah dan ragam produk makanan di masyarakat, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan untuk produk makanan yang diinginkan terutama makanan sehat. Banyaknya ragam produk pada akhirnya akan meningkatkan persaingan, sehingga para produsen berusaha untuk meningkatkan mutu produk, harga yang kompetitif, dll, sehingga hal ini juga akan berpengaruh terhadap harga jual di pasaran.
3) Membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekaligus mengurangi pengangguran. Dalam unit usaha ini, kami memberikan kesempatan kerja pada 22 orang.
b. Menggali, mengatur, dan menggunakan ekonomi sumber daya alam melalui:
1) Penggunaan lahan yang efisien dan efektif. Lahan seluas 1500 m2 yang kami gunakan untuk menjalankan kegiatan usaha ini membuat lahan tersebut berfungsi secara efisien dan efektif.

2) Peningkatan nilai tambah sumber daya alam. Bahan baku utama dari kegiatan usaha kami ialah Kentang dan Apel, maka secara tidak langsung kami telah meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam tersebut.
c. Meningkatkan perekonomian Pemerintah lokal melalui:
1) Menambah peluang dan kesempatan kerja serta berusaha bagi masyarakat Kota Malang. Dengan terciptanya kesempatan kerja maka akan mengurangi pengangguran yang ada, apabila semakin berkurang di Kota Malang maka secara tidak langsung kondisi tersebut meningkatkan perkonomian dari Kota Malang itu sendiri.
2) Pemerataan pendistribusian pendapatan. Dengan memberi kesempatan kerja pada mereka yang menganggur, maka unit usaha kami telah membantu meratakan dsitribusi pendapatan. Selain itu kerja sama yang kami jalin dengan beberapa petani Kentang dan Apel serta buah-buahan yang lain juga dapat meningkatkan pendapatan mereka yang kemudian juga berdampak pada pemerataan pendistribusian pendapatan.
3) Peningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Setiap usaha pasti akan memberikan kontribusi kepada daerah lokasi dari usaha tersebut. Begitu juga unit usaha kami yang memberikan kontribusi pada PAD Kota Malang.
4) Memperoleh pendapatan berupa pajak dari usaha yang dikelola perusahaan, baik dari pendapatan penjualan maupun pajak lainnya. Sebagai pelaku usaha yang taat terhadap pajak, maka kami juga berkewajiban untuk membayar sejumlah pajak tertentu atas kegiatan usaha yang kami lakukan.

6.2 Dampak dalam Aspek Sosial
Dampak positif dari aspek social bagi masyarakat secara umum adalah tersedianya sarana dan prasarana yang dibutuhkan, seperti pembangunan jalan, jembatan, listrik, dan sarana lainnya. Kemudian bagi pemerintah dampak positif dari aspek social yaitu adanya perubahan demografi suatu wilayah, perubahan budaya, dan kesehatan masyarakat. Sedangkan dampak social dengan adanya unit usaha dari PT. Maradona Sejahtera ialah sebagai berikut.
a. Adanya perubahan demografi melalui:
Perubahan komposisi tenaga kerja baik tingkat partisipasi angkatan kerja maupun tingkat pengangguran. Dengan adanya unit usaha ini, maka kami dapat meningkatkan partisipasi angkatan kerja dan juga menurunkan tingkat pengangguran yang ada di Kota Malang
b. Perubahan budaya melalui terjadinya:
Perubahan sikap dan persepsi masyarakat terhadap rencana usaha dan atau kegiatan. Masyarakat terbiasa bersikap antipasti terhadap rencana usaha baru, mereka beranggapan bahwa usaha baru hanya akan menambah kepadatan atau kemacetan di kawasan usaha tersebut. Sehingga yang menjadi persepsi masyarakat ialah usaha baru akan menambah polusi udara, polusi tanah, polusi suara, dll. Namun lambat laun masyarakat merubah persepsinya tersebut sebab sebenarnya dengan adanya usaha baru dapat meningkatkan perekonomian daerah setempat.
c. Perubahan kesehatan masyarakat melalui terjadinya:
Perubahan status gizi masyarakat. Unit usaha kami memproduksi makanan sehat berupa Bakpao Kentang yang banyak mengandung gizi dan vitamin. Hal tersebut dapat merubah status gizi masyarakat apabila makanan yang dikonsumsi merupakan makanan sehat seperti produk olahan kami.

BAB VII
ASPEK KEUANGAN

7.1 Kebutuhan Dana Investasi
a. Biaya pra operasi
Biaya pra operasi mencapai Rp 1.019.300.000 yang digunakan untuk proses pembelian tanah dan mendirikan bangunan.
b. Modal kerja
Modal kerja digunakan untuk membiayai seluruh aktiva lancar yang mencapai Rp 550.000.000
c. Total kebutuhan dana Investasi sebesar Rp 1.569.300.000

7.2 Rencana Pembelanjaan Sumber Dana
Modal sendiri
Modal sendiri didapat dari gabungan modal ketiga pemilik Rp 1.569.300.000

7.3 Rencana Kebutuhan Dana
a. Aktiva Tetap
1) Tanah 1500 m2 Rp 250.000.000
2) Bangunan 750 m2 Rp 400.000.000
3) Mesin Pengaduk 4 unit Rp 60.000.000
4) Mesin Pencetak 8 unit Rp 64.000.000
5) Mesin Pengukus 8 unit Rp 72.000.000
6) Mesin Pemotong Buah 2 unit Rp 10.000.000
7) Blender 6 unit Rp 1.800.000
8) Kompor Gas 4 unit Rp 2.000.000
9) Etalase Penghangat 2 unit Rp 30.000.000
10) Meja Saji 2 unit Rp 20.000.000
11) Mesin Kasir Rp 2.500.000
12) Meja 20 unit Rp 4.000.000
13) Kursi 70 unit Rp 3.500.000
14) Sofa 1 set Rp 2.500.000
15) Peralatan Kantor Rp 10.000.000
16) Perlengkapan Kantor Rp 2.000.000
17) Komputer 5 set Rp 25.000.000
18) Mobil 1 unit Rp 60.000.000
Jumlah Aktiva Tetap Rp 1.019.300.000
Aktiva Lancar
1) Kas Rp 100.000.000
2) Bahan Baku Rp 300.000.000
3) Bahan Pelengkap Rp 150.000.000
Jumlah Aktiva Lancar Rp 550.000.000
Total Aktiva Rp 1.569.300.000

7.4 Proyeksi Keuangan
a. Proyeksi Penjualan
1) Penjualan per hari Rp 4.000.000
2) Penjualan per bulan Rp 120.000.000
3) Penjualan per tahun Rp1.440.000.000
b. Proyeksi biaya per tahun
1) Pengadaan Bakpao Rp 450.000.000
2) Gaji karyawan
a) 1 Pimpinan Rp 24.000.000
b) 4 Manajer Rp 81.600.000
c) 1 Supervisor Pelayanan Rp 14.400.000
d) 9 Staf Karyawan Rp 129.600.000
e) 2 Pramusaji + 1 Kasir Rp 30.600.000
f) 2 Driver Rp 16.800.000
g) 2 Cleaning Service Rp 15.600.000
h) 1 Tenaga Serabutan Rp 6.600.000
Jumlah gaji karyawan Rp 319.200.000
3) Biaya listrik Rp 12.000.000
4) Biaya Pemasaran Rp 139.000.000
5) Pajak Rp 245.000.000
6) Biaya Telp. Rp 4.000.000
7) Perlengkapan kebersihan Rp 1.000.000
8) Dep Bangunan Gedung Rp 10.000.000
9) Dep Mesin Pengaduk Rp 5.000.000
10) Dep Mesin Pencetak Rp 4.800.000
11) Dep Mesin Pengukus Rp 5.200.000
12) Dep Mesin Pemotong Buah Rp 800.000
13) Dep Etalase Penghangat Rp 2.400.000
14) Dep Meja Saji Rp 1.500.000
15) Dep Mesin Kasir Rp 250.000
16) Dep Meja Kursi Rp 750.000
17) Dep Sofa Rp 250.000
18) Dep Peralatan Kantor Rp 500.000
19) Dep Komputer Rp 2.000.000
20) Dep Mobil Rp 4.000.000
Jumlah Biaya Rp1.210.050.000
c. Proyeksi rugi / laba
Perhitungan laba /rugi yaitu dengan menghitung selisih dari hasil penjualan dengan pengeluaran biaya.
Laba/Rugi = Hasil Penjualan – Jumlah Biaya
= Rp 1.440.000.000 – Rp 1.210.050.000
= Rp 229.950.000
Dengan demikian laba yang diperoleh per tahun dalam penjualan Bakpao Kentang adalah sebesar Rp 229.950.000

d. Cash Flow
Tabel 7.1 Cash Flow Perusahaan
Th.
Hasil Penjualan
Total Biaya
Dep
EBT
Tax
10%
EAT
Dep
Recovery MK
Nilai Residu
Proceed
1
1.390
1.178
37,45
174,55
17,455
157,095
37,45

194,545
2
1.420
1.175
37,45
207,55
20,755
186,795
37,45

224,245
3
1.420
1.175
37,45
207,55
20,755
186,795
37,45

224,245
4
1.435
1.174
37,45
223,55
22,355
201,195
37,45

238,645
5
1.435
1.174
37,45
223,55
22,355
201,195
37,45

238,645
6
1.440
1.172
37,45
230,55
23,055
207,495
37,45

244,945
7
1.450
1.170
37,45
242,55
24,255
218,295
37,45

255,745
8
1.460
1.172
37,45
250,55
25,055
225,495
37,45

262,945
9
1.455
1.170
37,45
247,55
24,755
222,795
37,45

260,245
10
1.450
1.175
37,45
237,55
23,755
213,795
37,45
550
389
1.190,245
Keterangan: Dalam Jutaan Rupiah

Initial Cash Flow = Investasi + Modal Kerja
= Rp 1.019.300.000 + Rp 550.000.000
= Rp 1.569.300.000

e. Payback Period
PP1 = Rp 1.569.300.000 PP5 = Rp 687.620.000
Rp 194.545.000 Rp 238.645.000
Rp 1.374.755.000 Rp 448.975.000
PP2 = Rp 224.245.000 PP6 = Rp 244.945.000
Rp 1.150.510.000 Rp 204.030.000
PP3 = Rp 224.245.000 PP7 = Rp 255.745.000
Rp 926.265.000 Rp 51.715.000
PP4 = Rp 238.645.000
Rp 687.620.000 PP = 7 tahun 2 bulan
Diterima karena PP > Umur Ekonomis yaitu 7tahun 2bulan > 10 tahun.
f. Nett Present Value
Tabel 7.2 Nett Present Value 10%
Th
Proceed
DF (10%)
Present Value
1
Rp 194.545.000
0,909
Rp 176.841.405
2
Rp 224.245.000
0,826
Rp 185.226.370
3
Rp 224.245.000
0,751
Rp 168.407.995
4
Rp 238.645.000
0,683
Rp 162.994.535
5
Rp 238.645.000
0,621
Rp 148.198.545
6
Rp 244.945.000
0,564
Rp 138.148.980
7
Rp 255.745.000
0,513
Rp 131.197.185
8
Rp 262.945.000
0,467
Rp 122.795.315
9
Rp 260.245.000
0,424
Rp 110.343.880
10
Rp 1.190.245.000
0,386
Rp 459.434.570
Total Present Value
Rp 1.803.588.780
Total Investasi
Rp 1.569.300.000
Nett Present Value
Rp 234.288.780
Diterima karena Nett Present Value > 0 atau bernilai positif.
g. Profitability Index (Return On Investment)
PI = Total Present Value
Total Investasi
= Rp 1.803.588.780
Rp 1.569.300.000
= 1,15
Diterima karena PI atau ROI > 1.

h. Internal Rate of Return
Coba dengan Discount Factor 12%
Tabel 7.3 Nett Present Value 12%
Th
Proceed
PVIF 12%
Present Value
1
Rp 194.545.000
0,893
Rp 173.728.685
2
Rp 224.245.000
0,797
Rp 178.723.265
3
Rp 224.245.000
0,712
Rp 159.662.440
4
Rp 238.645.000
0,636
Rp 151.778.220
5
Rp 238.645.000
0,567
Rp 135.311.715
6
Rp 244.945.000
0,507
Rp 124.187.115
7
Rp 255.745.000
0,452
Rp 115.596.740
8
Rp 262.945.000
0,404
Rp 106.229.780
9
Rp 260.245.000
0,361
Rp 93.948.445
10
Rp 1.190.245.000
0,322
Rp 383.258.890
Total Present Value
Rp1.622.425.295
Total Investasi
Rp1.569.300.000
Nett Present Value
Rp 53.125.295

Coba dengan Discount Factor 13%
Tabel 7.4 Nett Present Value 13%
Th
Proceed
PVIF 13%
Present Value
1
Rp 194.545.000
0,885
Rp 172.172.325
2
Rp 224.245.000
0,783
Rp 175.583.835
3
Rp 224.245.000
0,693
Rp 155.401.785
4
Rp 238.645.000
0,613
Rp 146.289.385
5
Rp 238.645.000
0,543
Rp 129.584.235
6
Rp 244.945.000
0,480
Rp 117.573.600
7
Rp 255.745.000
0,425
Rp 108.691.625
8
Rp 262.945.000
0,376
Rp 98.867.320
9
Rp 260.245.000
0,333
Rp 86.661.585
10
Rp 1.190.245.000
0,295
Rp 351.122.275
Total Present Value
Rp1.541.947.970
Total Investasi
Rp1.569.300.000
Nett Present Value
-Rp 27.352.030

Selisih (Interlpolasi) :
Selisih Disount Factor Selisih Present Value Selisih dgn Capital
12% Rp 1.622.425.295 Rp 1.622.425.295
13% Rp 1.541.947.970 Rp 1.569.300.000
1% Rp 80.477.325 Rp 53.125.295

IRR = 12% + 1% Rp 53.125.295
Rp 80.477.325
= 12% + 0,661%
= 12,661%
Diterima karena IRR > Expected Return, yaitu 12,661% > 10%.

Nama Kelompok :

  1. Dewi Masitoh
  2. Fitri Rofiana
  3. Indah Wulan S
  4. Haryani Ulandari
  5. Rizka Amalia

Restoran Ala Barat

Review Restoran Ala Barat Pizza Hut

 

Seperti yang kita ketahui restoran yang ada di Indonesia sudah sangat berkembang pesat, terlebih makanan yang berbau Barat yaitu Pizza. Berawal dari sebuah kedai pizza kecil dan sederhana, Pizza Hut berkembang menjadi jaringan restoran pizza terbesar dunia dengan lebih dari 5.600 restoran di 97 negara. Di Indonesia, Pizza Hut membuka outlet restoran pertamanya pada tahun 1984 di Gedung Djakarta Theatre. Kini, Pizza Hut mempunyai lebih dari 200 restoran yang tersebar di 22 propinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Abepura.

Untuk di daerah Jakarta sendiri terdapat lebih dari sepuluh outlet yang berdiri, seperti beberapa daftar outlet restoran Pizza Hut seperti di bawah ini.

Alamat Outlet Restoran Pizza Hut Indonesia di Jakarta.
Pizza Hut Jakarta Pusat:

  • Jl. Bendungan Hilir Raya No. 73 Jakarta Pusat Nomor Telepon: 021 – 57854066
  • Gunung Sahari, Golden Truly Superstore Lt. 1 Jl. Raya Gunung Sahari, Telepon 021 – 42804485.
  • Segitiga Senen, Atrium Gedung Antiq, Jl. Senen Raya No. 135 Telepon 021 – 3459836.
  • Juanda Jakarta, Jl. Raya Juanda No. 13 Ex Gedung Pertamina, Telepon 021 – 28034053 / 3511516.

Pizza Hut Jakarta Barat:

  • Mall Matahari Ground Floor LD 30 – 31, Jl Daan Mogot Raya KM 16 021 – 54373173.
  • Ciputra (Citraland) Mall Lt. 1 Jl. S. Parman Jakarta, Telepon 021 – 5681617.
  • Slipi Jaya Plaza Lt. Dasar Jl. S Parman Nomor telepon 021 – 5356929.
  • Puri Indah Mall Lt. 1 No. 101 Kembangan Jakarta Barat 021 – 5822770.
  • Citra Enam, Perumahan Citra 6 Blok L1 A, Citra Garden City Kel. Tegal Alur, Kec. Kalideres.
  • Taman Anggrek Mall Lt. 3 Jl. S Parman Kav. 21 Jakarta Barat Telepon 021 – 5639163.
  • Graha Kencana, Jl. Raya Perjuangan No. 66D Kebun Jeruk Telepon 021 – 5325923.
  • Taman Ratu Indah Blok AA2 / 35 Jakarta Barat, Telepon 021 – 56952470.
  • Restoran Jayakarta, The Food Place. Jl Pangeran Jayakarta 1st FL. JKT 11180 6256428.
  • Gedung Menara Cakrawala Lt. Dasar Jl MH Thamrin No. 9 Telepon 021 – 39833130.
  • ITC Roxy Mas Lt. 1/3 Jl KH Hasyim Ashari 125 Telepon 021 – 63857943.
  • Jl. Cempaka Putih Raya No. 145 Nomor Telepon: 021 – 4226272
  • Grand Indonesia Unit WM – LG 26 Jl. MH Thamrin No. 1 021 – 23581820.
  • Gajah Mada Plaza GF 65 – 75 Jl. Gajah Mada 021 – 63850626.
  • Mangga Dua Mall Lt. Dasar & Lt 1 Jl. Mangga Dua Raya Telepon 021 – 6126133.

Pizza Hut Jakarta Selatan:

  • Gedung Blok M Plaza Lt. 2 Jl. Bulungan No. 76 Jakarta Telepon 021 – 7209267.
  • Ruko ITC Permata Hijau No. 6 – 7
  • Permata Hijau, Jl. Arteri Permata Hijau Telepon 021 – 53663727.
  • Jl. Kemang Raya No. 77 Telepon 021 – 71793811.
  • Bintaro Veteran, Gambar Bintaro Veteran Jl. Bintaro Raya No. 101-102 021 – 73886063.
  • Lapangan Ross Raya No. 127 B Telepon 021 – 83794505.
  • Jl. Warung Buncit No. 2 Jakarta Selatan Telepon 021 – 7901165.
  • Kalibata Plaza Ground Floor No 141 Jl Raya Kalibata Pasar Minggu Telepon 021 – 7987958.
  • ITC Kuningan Ground Floor Jl. DR. Prof. Satrio, Kuningan Telepon 021 – 57938008.
  • Kawasan Niaga Terpadu L36 Jl. Jend. Sudirman Telepon 021 – 30004050.
  • Pondok Indah Mall JL. Duta Metro Pondok Indah Mall Second Building GF 021 – 75920583.

Pizza Hut Jakarta Timur:

  • Buaran Plaza Ground Floor 35 – 36, Jl. I Gusti Ngurah Rai Buaran 021 – 86615057.
  • Jl. Matraman Raya No. 37 Kel. Palmeriam Kec. Matraman Telepon 021 – 85910317
  • Cijantung Mall Ground Floor, Jl. Pendidikan I Cijantung – Pasar Rebo Telepon 021 – 8416590.
  • Jl. Balai Pustaka Timur No. 17 C Rawamangun Jakarta Timur Telepon 021 – 47861436.
  • Pusat Grosir Cililitan Lt. GF Jl. Mayjen Sutoyo No. 76 Cililitan 021 – 30019087.
  • Tamini Square Ground Floor, Jl. Raya Taman Mini Pinang Ranti 021 – 87786000.
  • Jl. Jatinegara Timur No. 123 Jakarta Timur Telepon 021 – 85908088.
  • Jl. Raya Pondok Kelapa B-14 No. 4 Duren Sawit, Pondok Kelapa 021 – 86905440.
  • Jl. Pemuda No. 79 Rawamangun Telepon 021 – 47885219.
  • Jl. Jatiwaringin Blok H No. 1 Jatiwaringin 021 – 29361557 / 29361560.

Pizza Hut Jakarta Utara:

  • Emporium Mall Pluit, Emporium Pluit CBD Pluit Blok S-6 Lt. 4 No. 22-23 Jl. Pluit Selatan Raya 021 – 66676401.
  • Kelapa Gading Mall II Lt. Dasar Jl. Boulevard No. 96, Telepon 021 – 4533462.
  • Mall of Indonesia Ground Floor Jl. Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading 021 – 45867887.
  • Pluit Village Lt. Dasar No. F05 Jl. Pluit Indah Raya Telepon 021 – 66670952.
  • Mall Artha Gading GF B7/3-7, Jl. Yos Sudarso Nomor Telepon 021 – 45863982.
  • Jl. Muara Karang Raya Blok G6 Barat No. 49 Telepon 021 – 6618118.
  • Gedung Sunter Mall Lt. 1 Kav. G7-11 Jl. Danau Sunter Utara 021 – 65833890.
  • Ruko Kelapa Gading Jl. Boulevard Blok 4/12 Telepon 021 – 4534277.
  • Selasar Ancol Bay Komp. Taman Impian Jaya Ancol Telepon 021 – 64715628.
  • Kelapa Gading Mall 3 Lt. Dasar Jl. Boulevard no 96 Kelapa Gading Telepon 021 – 45853606.

Pizza Hut adalah sebuah chain restaurant (restorant berantai) dan waralaba (franchise) makanan internasional yang berpusat di Addison, Texas, USA. Pizza Hut menawarkan pizza dalam berbagai jenis beserta berbagai makanan yang lain yaitu pasta, iga sapi, bread stick, dan garlic bread.

Perusahaan ini didirikan pada 1958 oleh dua mahasiswa, Dan dan frank carney di wichita kansas Dia dibeli oleh PepsiCo, Inc. pada 1977. Pizza Hut sekarang ini merupakan restoran pizza berantai terbesar di dunia, dengan hampir 34.000 restoran, kios pengantaran-ambil ke luar di lebih dari 100 negara.

Pizza Hut hadir di Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 1984, dan merupakan restoran pizza pertama di Indonesia. Saat ini, Pizza Hut sudah dapat ditemui mudah di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Konsep Restorant

Pizza Hut mempunyai beberapa konsep restoran. Mulai dari restoran yang hanya bisa makan di tempat (Dine In), yang tidak mempunyai layanan pengantaran. RBD (Restaurant Based delivery) yang menyediakan layanan pengantaran, dine in (makan di tempat) atau pun pesan ambil (carry out). Namun kebanyakan toko baru merupakan konsep DEL/CO yang menyediakan hanya layanan pengantaran (delivery)dan pesan-ambil (carry out). Dan di Indonesia sendiri kebanyakan berkonsep RBD. Di Surabaya, lokasi Pizza Hut tersebar di berbagai wilayah Surabaya. Kebanyakan dapat dijumpai di Mall – mall dan pusat perbelanjaan. Ataupun merupakan restoran tersendiri seperti di jalan Kertajaya dan Mulyosari yang merupakan lokasi object analisis kami.

Menu

Pada umunya menu di pizza hut terbagi atas 3 jenis. Appetizer, Main dishes (pizza dan non pizza), serta dessert.

Untuk Appetizer atau makanan pembuka terdapat berbagai macam jenis salad dan makanan pembuka lainnya seperti; Garlic Tomato Bruschetta, Breadstick, Chicken Wings. Backed Chicken Chunks, Beef Sausage Bites, Potato Wedges, Nacho Cheese, Puff Pastry Mushroom Cream Soup, Surimi, Fish Fingers Garlic Butter, Garliccheese Bread, Deluxe Beef Bruschetta, Deluxe Prawn Bruschetta,  dan tak lupa Garlic Bread.

Dan untuk main dishes, Pizza Hut menjual pizza dalam empat jenis ukuran, personal, small, medium, dan large. Namun, biasanya kebanyakan restoran menghilangkan jenis ukuran yang small. Ada beberapa jenis pizza Thin & Crispy Pizza, Stuffed Crust Pizza, Dippin’ Strips Pizza, The Edge Pizza, dan Pan Pizza. Dengan berbagai macam jenis topping disediakan (Pepperoni, Italian Sausage, Ham, Chicken, Red Onions, Black Olives, Green Peppers, Bacon, Mushroom, Beef, Pork, Tomatoes) dan sebagai tambahan ada pula jenis yang spesial, yaitu Meat Lovers, Pepperoni Lovers, Cheese Lovers, Veggie Lovers, Double Cheeseburger, Supreme, Super Supreme, Pizza Mia dan masih banyak menu baru yang ditawarkan restoran ini.

Selain menu – menu pizza yang umum, dibuat juga pizza sesuai dengan wilayah masing – masing restoran berdiri disesuaikan dengan selera customer ataupun acara khusus. Seperti Sicilian pizza, Lasagna Pizza, Double Deep Pizza, ataupun Pizza yang dibuat menyambut Olimpiade Beijing 2008 (Pizza dengan topping bebek peking, kentang giling dan keju) ataupun di Indonesia menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri ditawarkan pizza dengan topping kare.

Untuk main dishes selain pizza ditawarkan juga makanan lain yaitu; Pasta. Chicken Pomodoro, Fettuccine Alfredo, Chicken Fettuccine Alfredo, Meat Lasagna, Spaghetti and Meat Sauce, Spaghetti and Tomato Sauce. Di Indonesia sendiri tersedia Spaghetti dengan saus tuna dan jamur, dan menyesuaikan dengan lidah orang Indonesia yang menyukai rasa yang memiliki banyak bumbu. Karena di Indonesia makanan pokok adalah nasi tersedia juga selain spaghetti adalah nasi dengan siraman saus khusus. Seperti saus daging, saus ayam ataupun saus tuna dan jamur. Yang disesuaikan dengan lidah Indonesia.

Dan untuk dessert terdapat berbagai pilihan kue, pie dan puding. Sedangkan untuk minuman tedapat pilihan minuman bersoda (coke), berbagai jus, fruit punch, limun, syrup, teh, milk shake dan biasanya di luar negeri terdapat juga beer. Penyajian minuman selain dalam personal gelas juga ada dalam pitcher.

Dalam menunya terdapat juga menu paket khusus yaitu “Sensasi Delight” yang menwarkan hidangan pizza dalam satu paket berdua atau pun berempat. Terdiri dari personal pizza, spaghetti (atau nasi), garlic bread, dan minuman (biasanya coke). Dengan harga berkisar 12 ribu-an per orang. Ada pula “Santai Sore” yang menyediakan berbagai menu dessert sebagai camilan sore. Dan di beberapa negara dengan mayoritas muslim biasanya terdapat paket All u can eat selama bulan ramadhan. Sebagai tambahan, di negara – negara muslim seperti Indonesia, Malaysia, UEA, Pakistan, Turkis, dsb. Pizza Hut telah memiliki sertifikasi halal sesuai dengan kondisi culuture setempat.

Objek Analisis

Objek analisis kami adalah Pizza Hut di jalan Kertajaya. Letaknya yang strategis membuatnya ramai dikunjungi orang. Apalagi di siang hari. Pelayanan nya ramah dan cukup cepat (standard waktu tunggu 15 menit untuk makan di tempat dan 30 menit untuk bawa pulang). Ada juga fasilitas hot spot dan pemberian souvenir seperti balon yang dibentuk. Tempatnya merupakan restoran dua lantai. Pembayaran dapat dilakukan secara tunai maupun menggunakan credit card. Untuk Delivery Service dilakukan menggunakan sepeda motor.

Pesan Antar

Untuk delivery service, tidak tersedia one call number seperti 14045 milik McD. Sehingga customer harus menelpon nomor restoran yang dituju. Namun, bila tidak mengetahui nomornya dapat menelpon 108 untuk informasi.

Staff

Pizza Hut secara umum di setiap restorannya terdapat seorang manager restoran dan beberapoa staff, sebagai pelayan, koki, kasir, dan cleaning. david c novak merupakan Chairman Pizza Hut International dan sebagai president adalah scott bergren. Karena Pizza Hut merupakan waralaba Internasional maka di setiap negara mempunyai president cabang sendiri. Dan President Pizza Hut Indonesia adalah Stephen McCarthy. Dan sebagai Komisaris adalah Alwin Arifin

Untuk meningkatkan kemampuan staff nya Pizza Hut menaruh perhatian khusus pada bidang pengembangan SDM dengan mengadakan berbagai pelatihan secara berkala untuk meningkatkan pengetahun tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan pizza, mulai dari proses pengolahan bahan mentah hingga penyajian terakhir, serta pelatihan mengenai cara berkomunikasi dan berinteraksi dalam memberikan pelayanan prima kepada pengunjung.

 

Sumber :

https://www.pizzahut.co.id/lokasi#

https://www.pizzahut.co.id/menu/pizza

https://www.pizzahut.co.id/menu/pasta

https://www.pizzahut.co.id/menu/hidangan-sampingan

http://geusteu-geusteu.blogspot.com/2009/06/sejarah-berdirinya-pizza-hut.html

http://seputarjakarta.net/restoran-pizza-hut-indonesia.html